Menkumham Lantik 9 Komisioner LMKN Tingkatkan Royalti Pemilik Karya

Selasa, 29 Januari 2019 22:36 Reporter : Merdeka
Menkumham Lantik 9 Komisioner LMKN Tingkatkan Royalti Pemilik Karya Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. ©2019 Liputan6.com

Merdeka.com - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia melantik Komisioner Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) bidang lagu dan musik periode 2019-2024. Salah satu yang dilantik adalah musisi legenda Ebiet G. Ade. Atas pelantikan tersebut, diharapkan dapat lebih banyak meningkatkan royalti pemilik karya.

Menteri Hukum ‎dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly mengatakan, setelah melakukan seleksi, akhirnya panitia memutuskan sembilan nama Komisioner Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) periode 2019-2024. Keputusan tersebut mengisi kekosongan karena ditinggal purna tugas komisioner sebelumnya sejak 19 Januari 2019.

"Kita baru saja melantik komisoner baru, ini melalui seleksi," kata Yasonna, usai melantik Komisioner di Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Yasonna menginginkan, dengan dilantiknya komisioner dapat meningkatkan pungutan royalti dari karya cipta dan hak cipta kemudian disalurkan ke pemiliknya. Sehingga dapat memberikan kesejahteraan ke pemilik hak dan karya cipta.

"Dengan komisioner ini mereka bisa memungut royalti dari karya cipta dan hak cip‎ta dikembalikan pemilik, kita di Indonesia belum terlalu besar memungut royalti," tuturnya.

Yasonna menegaskan, komisioner LMKN merupakan instansi resmi dari pemerintah yang berwenang memungut royalti dan menyalurkannya ke pemilik karya dan hak cipta, hal ini telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang hak cipta.

"Undang-undang mengatur hak cipta mengatur lembaga yang menagih," tandasnya.

9 Komisioner LMKN tersebut adalah Yurod Saleh, James Freddy Sundah, Rapin Mudirdjo Kawradji, Marulam Juniasi Hutauruk, Rein Uthami Dewi, Irfan Aulia, Ebiet G. Ade, Yessi Kurniawan, Adi Adrian. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini