Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Meninggal Dunia, Balita Dipatuk Kobra Saat Masukkan Tangan ke Lubang

Meninggal Dunia, Balita Dipatuk Kobra Saat Masukkan Tangan ke Lubang

Meninggal Dunia, Balita Dipatuk Kobra Saat Masukkan Tangan ke Lubang

Saat ini, korban telah dimakamkan keluarga setelah nyawanya tak tertolong.

Anak balita berinisial MN (4), yang tewas dipatuk ular cobra di rumahnya kampung Prima Tani RT 03/02 Desa Gempol Sari, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.

Saat ini, korban telah dimakamkan keluarga setelah nyawanya tak tertolong.


Camat Sepatan Timur, Miftah Shuritho mengatakan, berdasarkan keterangan ibunda korban, Isnawati, peristiwa memilukan yang menimpa anak balitanya itu terjadi minggu petang sekitar pukul 18.30 WIB.

Sebelum kejadian, MN sedang main di dalam rumah. Kemudian melihat lubang karena kebetulan rumah belum di keramin. Dengan polosnya korban memasukkan tangan ke dalam lobang yang ternyata adalah sarang ular. Seketika tangan bocah malang itu dipatuk kobraa


"Tiba-tiba korban merasa kesakitan dan menangis kencang. Lantas ibunya mendatangi sang anak dan melihat ada luka di tangan anaknya," ucap Miftah.

Meninggal Dunia, Balita Dipatuk Kobra Saat Masukkan Tangan ke Lubang

Setelah diduga dipatuk ular, korban balita tersebut mengalami kejang-kejang dan langsung dilarikan ke RSUD Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Sayangnya, kondisi tubuh balita yang telah tersebar bisa ular tak dapat terselamatkan korban akhirnya meninggal dunia.

Camat Pakuhaji berharap agar kejadian anak terpatuk ular adalah yang terakhir kali. Dia juga meminta masyarakat di wilayahnya untuk rajin menggelar kerja bakti.


"Mudah-mudahan kedepan tidak ada lagi korban patuk ular berbisa," ungkap Miftah.

Per Hari Ini, Korban Tewas Akibat Kebakaran Gudang Elpiji di Bali Capai 5 Orang
Per Hari Ini, Korban Tewas Akibat Kebakaran Gudang Elpiji di Bali Capai 5 Orang

Kebakaran itu dianggap kejadian luar biasa karena korban meninggal dunia mencapai belasan orang.

Baca Selengkapnya
Balita yang Dianiaya Kekasih Tantenya di Jaktim Meninggal Dunia
Balita yang Dianiaya Kekasih Tantenya di Jaktim Meninggal Dunia

balita itu meninggal karena mengalami gegar otak berat pascapenganiayaan.

Baca Selengkapnya
Kebakaran Ruko di Mampang Prapatan Tewaskan 7 Orang yang Terjebak di Lantai 2, Ada Anak dan Balita
Kebakaran Ruko di Mampang Prapatan Tewaskan 7 Orang yang Terjebak di Lantai 2, Ada Anak dan Balita

Api dapat dijinakkan oleh petugas sekitar empat jam lebih setelah berkobar sejak pukul 19.30 Wib.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
4 Sekeluarga Tewas Diduga Dirampok di Musi Banyuasin, Rumah Korban Jauh dari Permukiman
4 Sekeluarga Tewas Diduga Dirampok di Musi Banyuasin, Rumah Korban Jauh dari Permukiman

Korban HR merupakan pedagang ponsel keliling. Dia tinggal bersama tiga korban lain, yakni ibunya dan dua anaknya sejak bercerai dengan istrinya dua tahun lalu.

Baca Selengkapnya
Kondisi 12 Korban Tewas Kecelakaan Maut Tol Japek KM 58 Alami Luka Bakar 90-100%
Kondisi 12 Korban Tewas Kecelakaan Maut Tol Japek KM 58 Alami Luka Bakar 90-100%

"Kondisi luka bakar jenazah 90-100 persen, dalam kondisi hangus,” kata Kabid Dokkes Polda Jawa Barat Kombes Nariyan

Baca Selengkapnya
6 Warga Lebak Meninggal Dunia karena DBD
6 Warga Lebak Meninggal Dunia karena DBD

Penyebaran DBD di Kabupaten Lebak hingga kini terus bertambah.

Baca Selengkapnya
Kepergok Mengintip ke Kamar Mandi, Seorang Pria Bunuh Calon Adik Ipar
Kepergok Mengintip ke Kamar Mandi, Seorang Pria Bunuh Calon Adik Ipar

Pelaku dan korban sempat cekcok dan melangsungkan penganiayaan hingga meninggal dunia.

Baca Selengkapnya
Korban Tewas Banjir Bandang dan Lahar Dingin di Sumbar Bertambah jadi 43 Orang, 15 dalam Pencarian
Korban Tewas Banjir Bandang dan Lahar Dingin di Sumbar Bertambah jadi 43 Orang, 15 dalam Pencarian

Dari 43 tersebut, 19 orang berasal Kabupaten Agam, 14 Tanah Datar, 8 Padang Pariaman serta 2 dari Padang Panjang.

Baca Selengkapnya
Bikin Merinding, Cerita Mayjen Nugraha Gumilar Tinggal di Rumah Bilik Bambu dan Sang Ayah Meninggal Dunia 'Gelap Kayak Dunia Runtuh'
Bikin Merinding, Cerita Mayjen Nugraha Gumilar Tinggal di Rumah Bilik Bambu dan Sang Ayah Meninggal Dunia 'Gelap Kayak Dunia Runtuh'

Ternyata ia pernah mengalami kisah-kisah pilu dan menyayat hati, terlebih ketika ia harus menerima kenyataan bahwa sang ayah harus berpulang ke pangkuan Tuhan.

Baca Selengkapnya