Menhub Budi minta maaf atas perlakuan Angkasa Pura I terhadap warga penolak NYIA
Merdeka.com - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menuturkan pihaknya meminta maaf atas adanya gesekan antara warga penolak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) dengan pihak Angkasa Pura I. Permintaan maaf ini disampaikan Budi Karya saat mendampingi Presiden Jokowi di acara Hari Menanam Pohon Indonesia 2017 di Desa Karangasem, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (9/12).
"Saya juga atas nama pemerintah atas nama pribadi mohon maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan di masyarakat. Hal ini penting saya sampaikan karena kita enggak tahu teman-teman di lapangan kadang-kadang lagi capek, bisa juga emosi, bisa juga di sudut yang lain ada konflik," katanya.
Budi Karya menerangkan pihaknya akan melakukan langkah-langkah persuasif dalam pembangunan NYIA. Salah satu langkah yang mungkin dilakukan adalah dengan hati-hati mendekati masyarakat dan akan mengajak berembug masyarakat.
"Saya tahu masyarakat Yogya. Saya lama di Yogya. Bagaimana kita berkomunikasi dengan baik. Jadi Ini mungkin ada slek-slek sedikit. Ya dimaafkanlah kalau teman-teman AP 1 mungkin pengen cepat-cepat tiba-tiba ada yang kesenggol dikit. Ya kita jalan cepet dikit lah kan kadang ada aja (yang kesenggol)," ungkapnya.
Budi Karya menjabarkan dirinya akan mengetuk satu persatu warga penolak NYIA dan akan mengajak mereka berembug. Selain itu, dia akan menjelaskan maksud baik pemerintah di balik pembangunan NYIA.
"Saya mengerti masyarakat Jogja adalah masyarakat yang punya prinsip-prinsip tertentu. Akan kita coba menjelaskan maksud dari pembangunan itu sendiri. Insyaallah masyarakat bisa menerima," jelasnya.
Meskipun ada penolakan terhadap NYIA, Budi Karya optimis pembangunan akan berjalan sesuai dengan rencana. Penjelasan yang komprehensif, kata Budi Karya, diharapkan bisa membuat masyarakat paham maksud di balik pembangunan NYIA.
"Kita ingin sekali ada suatu kesamaan pandangan. Kita ingin sekali Jogja tambah hebat. Saya tidak mau mereka berandai-andai (tentang penolakan NYIA). Saya mengharapkan mereka mau. Karena saya tahu orang Kulonprogo orang yang gentle. Satu waktu jika kita bisa memberikan pengertian dan pengertian itu diterima maka Tuhan akan memberi jalan," tutupnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya