Mengenang BJ Habibie di Acara Orbit International Habibie Festival

Sabtu, 19 Oktober 2019 15:43 Reporter : Merdeka
Mengenang BJ Habibie di Acara Orbit International Habibie Festival Ilham Akbar Habibie. ©2019 Liputan6.com/fachrur Rozie

Merdeka.com - Orbit International Habibie Festival keempat digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Dalam acara ini, penyelenggara acara menghadirkan berbagai macam stan yang menampilkan teknologi.

Acara ini juga sekaligus menjadi momen untuk mengenang almarhum Presiden Ketiga BJ Habibie.

"Meskipun kita kehilangan Eyang (Habibie), semangat eyang masih tetap ada. Menggunakan teknologi untuk kebaikan rakyat dan bangsa," ujar Co Founders Orbit International Habibie Festival, Sachin Gopalan saat membuka acara, Sabtu (19/10).

Sachin sempat bercerita saat awal-awal membuat acara Orbit International Habibie Festival. Saat pertama kali, dia dan almarhum BJ Habibie sempat khawatir tak ada yang hadir dalam acara tersebut. Namun rupanya di luar dugaan.

"Pertama kita adakan acara ini di museum gajah, saat itu ternyata sampai 54 ribu pengunjung. Dari situ Eyang mengatakan bahwa orang-orang memang haus dengan iptek," kata dia.

Melihat antusias dari masyarakat terutama para pelajar, Sachin pun bertekad untuk terus menggelar acara ini. Kini acara Orbit International Habibie Festival sudah memasuki tahun keempat.

"Tahun kedua saat itu mencapai 74 ribu pengunjung. Dan makin bertambah terus. Itu bukti acara ini sangat diminati masyarakat," kata Sachin.

Hal serupa disampaikan oleh Chairman Orbit International Habibie Festival, Ilham Akbar Habibie, menurutnya, meski Habibie sudah wafat, wasiat dan warisan dari bapak teknologi tersebut harus tetap abadi.

"Kita harus melanjutkan hal-hal yang perlu diperbaiki, terinovasi, tujuannya agar kita sebagai bangsa mau maju, sejahtera dan berkembang dengan baik secara merata," kata anak sulung Habibie itu.

Menurut Ilham satu dari warisan dan wasiat Habibie yang harus terus dilestarikan yakni soal cinta. Baik cinta terhadap keluarga, pekerjaan, negara, dan umat manusia.

"Cinta adalah motor (penggerak) bagi bapak. Adanya cinta untuk sesama adalah motor, kenapa? kita harus berkarya bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi untuk semuanya," kata Ilham.

Sementara mantan ketua MK Jimly Asshiddiqie, yang merupakan orang dekat Habibie mengungkapkan, kecintaan Habibie kepada Bangsa Indonesia bahkan tergambar saat menjelang detik-detik Habibie wafat.

Satu hari sebelum Habibie wafat, Jimly mengaku sempat dihubungi oleh Habibie dan diminta menemuinya yang saat itu berbaring lemah di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD).

"Satu hari sebelum meninggal dia telepon saya. Apa yang mau dibicarakan? Tentang Indonesia. Karena memang dia semangat hidupnya tinggi. Lalu Selasanya saya dipanggil lagi, ada Quraish Shihab, Sofyan Effendi, beliau sudah ditidurkan. Jadi menjelang beliau meninggal pun masih membicarakan ide-ide untuk Indonesia," kata Jimly di lokasi yang sama.

Reporter: Fachrur Rozie

Sumber: Liputan6.com [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini