Mengenal Penyakit Kanker Darah Yang Diderita Ani Yudhoyono
Merdeka.com - Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) mengungkap penyakit sang istri Ani Yudhoyono. Sejak 2 Februari lalu, Ani menjalani perawatan medis di rumah sakit di Singapura. Menurut diagnosa, Ani mengidap penyakit kanker darah.
Seperti dilansir dari Wikipedia.org, kanker darah dikenal juga dengan leukimia. Leukemia adalah kanker jaringan pembentuk darah, termasuk tulang sumsum. Leukimia yang cepat berkembang dapat menyebabkan gejala yang termasuk kelelahan, penurunan berat badan, sering infeksi, dan mudah berdarah atau memar.
Leukimia sendiri dapat dibagi menjadi empat tipe; Leukemia limfositik akut (LLA), Leukemia mielositik akut (LMA), Leukemia limfositik kronis (LLK) dan Leukemia mielositik kronis (LMK). Tipe yang sering diderita orang dewasa adalah LMA dan LLK, sedangkan LLA sering terjadi pada anak-anak.
Leukemia akut ditandai dengan suatu perjalanan penyakit yang sangat cepat, mematikan, dan memburuk. Dan bila tidak diobati segera, maka penderita dapat meninggal dalam hitungan minggu hingga hari.
Sedangkan leukemia kronis memiliki perjalanan penyakit yang tidak begitu cepat sehingga memiliki harapan hidup yang lebih lama, hingga lebih dari 1 tahun bahkan ada yang mencapai 5 tahun.
Pengobatan sangat bervariasi, mulai dari kemoterapi, radiasi dan transplantasi sel induk. Tapi ada pula yang mengobati leukimia dengan obat farmasi. Dalam beberapa kasus, pencangkokan sumsum tulang juga dapat menyembuhkan leukimia.
Sebelumnya, SBY memohon doa kepada semua pihak agar Allah SWT memberikan kesembuhan kepada sang istri tercinta. Dia berharap, Ani segera menjalani kegiatan sehari-hari seperti biasanya.
"Pada kesempatan ini juga saya ucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan pemerintah utamanya tim dokter kepresidenan atas perhatian dan bantuan yang diberikan dalam pengobatan Ibu Ani. Saya juga menyampaikan terima kasih atas ucapan doa kesembuhan kepada ibu Ani yang disampaikan kepada para sahabat di Tanah Air," tambah SBY.
Dalam video itu, SBY juga memohon maaf kepada semua pihak karena dirinya dan istri tak bisa menghadiri sejumlah acara yang telah diagendakan. Dia saat ini tengah fokus mendampingi Ani untuk menjalani perawatan.
"Sebagai seorang suami, saya harus mendampingi ibu Ani dalam menghadapi ujian dan cobaan Tuhan ini, meskipun saya amat mengetahui, Ibu Ani adalah sosok yang kuat, tabah dan tegar, dalam menghadapi tantangan kehidupan. Termasuk ketika kami bersatu dalam suka dan duka semalam 10 tahun mengemban tugas memimpin RI. Tapi bagaimanapun saya ibu Ani dan keluarga harus bersatu dalam semangat keyakinan dan kekuatan agar semua ikhtiar untuk penyembuhan ibu Ani dengan izin dan pertolongan Allah dapat berhasil dengan baik," kata SBY.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya