Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal dusun antirentenir di Gunungkidul

Mengenal dusun antirentenir di Gunungkidul Dusun Anti Rentenir di Gunung Kidul. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebuah plakat berbahan kayu dengan warna putih menyambut di depan pintu Dusun Jatikuning, Desa Ngoro-Oro, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tulisannya tampak jelas dan seolah menegaskan identitas dusun itu. 'Selamat Datang di Dusun Jatikuning, Dusun Anti Rentenir'.

Dusun Jatikuning mengukuhkan diri sebagai dusun antirentenir sejak 14 Maret 2014. Kepala Dusun Jatikuning, Munawar menceritakan, awal mula dusun antirentenir ini berangkat dari keprihatin melihat maraknya aksi lintah darat di dusun lain. Tak ingin warganya bernasib serupa, Munawar berembung bersama tokoh masyarakat untuk membuat gerakan sebuah gerakan antirentenir.

"Rentenir itu merepotkan warga. Warga yang berurusan dengan rentenir harus habis-habisan hartanya demi melunasi utangnya. Kan kasihan warga kalau sampai seperti itu," ujar Munawar, Kamis (7/9).

Sebagai penanda untuk melawan rentenir, dipasanglah plakat tersebut. Diharapkan, plakat itu bisa menghalau para rentenir yang ingin masuk ke dusun mereka.

"Dusun kami adalah pintu masuk bagi Desa Ngoro-oro. Sehingga strategis untuk menangkal rentenir masuk ke dusun kami maupun ke dusun lain yang berada di wilayah Desa Ngoro-Oro," ucap Munawar.

Benar saja, plakat itu terbukti efektif menangkal para rentenir yang ingin masuk. Selama hampir tiga tahun tidak ada rentenir yang masuk ke Desa Ngoro-oro utamanya Dusun Jatikuning.

"Sudah tidak ada rentenir yang kesini. Alhamdulillah warga kami tidak berurusan dengan rentenir," tutup Munawar.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP