Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengaku master, mengapa Deddy Corbuzier sering blunder?

Mengaku master, mengapa Deddy Corbuzier sering blunder? deddy corbuzier. ©Kapanlagi.com

Merdeka.com - Sebagai seorang pesulap, Deddy Corbuzier bukan anak kemarin sore. Ia sudah malang melintang di dunia sulap. Belajar sulap sejak kecil.

"Saya dari usia delapan tahun saya nonton TV ada pesulap di Amerika namanya Mark. Dia main tali dipotong jadi dua. Saya tanya ibu saja, bagaimana caranya dan terus saya beli buku sulap. Dia main terus diajarin. Tapi saya mau beli buku sulap atau alat sulap itu dilarang oleh ayah saya," kata Deddy di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Deddy lantas rajin latihan. Ia mulai membeli beberapa alat sulap dan kemudian memainkannya. Secara bertahap, Deddy kecil mulai menunjukkan keterampilannya bermain sulap.

"Mungkin itu kelebihan yang saya miliki. Saya punya 5 mainan alat sulap. Itu terus yang saya mainin jadi akhirnya saya lebih dalam penekunannya terhadap itu. Kalau sekarang kan gampang cari tool sulap di mana aja," tambah Deddy.

Setelah tumbuh besar, Deddy mulai menjadi pesulap profesional. Beberapa atraksi ia lakukan hingga mengundang decak kagum. Ia menyebut dirinya sebagai seorang master, ya Master Mentalist.

Seorang master dalam pesulap bukan sembarang orang. Atraksinya harus selalu wow. Bila gagal, maka hanya akan menjadi bahan tertawaan orang.

Meski Deddy adalah seorang master, bukan berarti atraksi Deddy tak pernah ada celah dan bahkan gagal. Sudah banyak contohnya.

Di antaranya, saat acara The Master. Kala itu Deddy Corbuzier tampil di atas panggung mempraktikkan aksi sulapnya. Acara sulap itu disiarkan secara langsung oleh televisi nasional.

Setelah memberikan pengantar, Deddy kemudian diikat dengan rantai besi dan digembok di dalam sebuah bilik ditutupi tirai. Menurut Deddy, sulap ini memiliki tingkat kesulitan tinggi karena tak semua orang bisa mempraktikkan.

Kejadian menjadi heboh saat asisten cantik menutup tirai setelah mengikat Deddy dengan rantai. Deddy pertama kali terlihat kesulitan untuk melepaskan diri dari ikatan rantai.

Namun, sang asisten itu malah menarik tirai hitam itu terlalu panjang sehingga aksi Deddy melepas diri dari rantai terekam kamera. Trik Deddy ternyata hanya membalikkan badan lewat belakang karena papan dalam tirai ternyata bisa dibuka.

Terakhir paling heboh adalah dalam acara The Next Mentalist, Minggu (5/1) lalu. Atraksi Deddy ini juga sedang disiarkan live oleh televisi nasional.

Trik Deddy terbongkar saat seolah-olah ingin menembus lapisan besi. Triknya terbongkar gara-gara keteledoran sang asisten karena masih membuka pintu kotak.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP