Mendagri Soal ASN Kerja dari Rumah: Terpenting Pelayanan Tak Terganggu

Kamis, 15 Agustus 2019 14:34 Reporter : Hari Ariyanti
Mendagri Soal ASN Kerja dari Rumah: Terpenting Pelayanan Tak Terganggu Mendagri Tjahjo Kumolo. ©2019 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo tak masalah dengan wacana ASN kerja dari rumah. Wacana itu sebelumnya disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Syafruddin.

"Kantor Menpan yang punya usul kebijakan itu tentunya sudah mengkaji dengan baik. Yang penting pelayanan masyarakat tidak terganggu, sistem birokrasi enggak terganggu. Saya kira Menpan yang mengusulkan itu sudah menelaah dengan berbagai aspek," jelasnya di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (15/8).

Tjahjo menambahkan, wacana itu tak mungkin dilontarkan sebelum adanya kajian. Karena itulah dia menilai tak masalah jika nantinya ASN harus bekerja dari rumah.

"Bagi saya enggak masalah karena Menpan sudah melakukan telaah yang sangat komprehensif itu," ujarnya.

Menteri PANRB Syafruddin mewacanakan ASN bekerja dari rumah setelah melihat perkembangan teknologi. Dengan memanfaatkan teknologi, orang bisa bekerja di mana saja, kapan saja. "Teknologi ada. Ya, supaya tidak jenuh juga," kata dia pada Rabu (14/8).

Syafrudin meminta masyarakat jangan menyamaratakan wacana ini dengan cara para milenial membangun perusahaan rintisan. Saat ini, banyak wirausaha muda yang membangun bisnis tanpa kantor. Mereka setiap hari bisa bekerja di mana pun seperti rumah, coworking space atau kafe.

Menurutnya, jika wacana ini diterapkan, bukan berarti ASN bisa kerja terus-menerus tanpa masuk kantor. "Bekerja di rumah bukan berarti PNS tidak masuk kantor, tapi untuk memudahkan pekerjaan serta reward bagi pegawai yang berprestasi saja," ujarnya.

Dia mencontohkan dirinya yang tidak harus berada di kantor hingga malam. Cukup dengan membawa sisa pekerjaan ke rumah, itu sudah bisa disebut bekerja dari rumah.

Lebih lanjut, Syafruddin menjelaskan, sistem reward dengan kerja di rumah yang dianut negara tetangga, contohnya Australia. Di negara tersebut, pegawai yang berprestasi boleh bekerja di rumah setiap hari Rabu. [eko]

Topik berita Terkait:
  1. PNS
  2. Mendagri
  3. Tjahjo Kumolo
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini