Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menaker sebut besaran gaji wartawan tak bisa disamaratakan

Menaker sebut besaran gaji wartawan tak bisa disamaratakan Menaker Hanif Dhakiri. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri ikut angkat bicara perihal sindiran Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengenai gaji wartawan kecil. Menurut Hanif, besaran gaji wartawan di suatu media tak bisa disamaratakan dengan beberapa pertimbangan.

"Masalahnya adalah ini kan beda-beda kan. Pertanyaannya apakah semua wartawan kompetensinya bagus? Kan ini soal, jadi makanya yang penting adalah bagaimana kompetensi, pendidikan, pengalaman, masa kerja itu juga harus jadi faktor penentu di dalam pemberian upah itu. Itu yang disebut sebagai skala upah," kata Hanif usai menghadiri acara 'PKB Mantu' di Langen Palikrama gedung Pengadaian Pusat, Jakarta Pusat, Jumat (25/8).

Menteri dari Partai Kebangkitan Bangsa itu menilai gaji wartawan harus didasarkan pada indikator-indikator di atas. Lewat indikator tersebut pemerintah berharap tak ada lagi perusahaan yang memberikan gaji di bawah angka minimum yang ditetapkan.

"Di atas itu maka semestinya pengupahan dia menggunakan dasar namanya struktur skala upah. Jadi itu model pengupahan yang mendasarkan diri misalnya kepada beberapa pertimbangan seperti pendidikan, kompetensi, pengalaman, masa kerja. Nah itu harus menjadi faktor-faktor yang bisa diakumulasi kedalam upah," kata Hanif.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP