Membahayakan Penerbangan, 2 Balon Udara Ditemukan di dekat Bandara Adisutjipto

Selasa, 18 Juni 2019 01:44 Reporter : Purnomo Edi
Membahayakan Penerbangan, 2 Balon Udara Ditemukan di dekat Bandara Adisutjipto Dua Balon Udara Ditemukan di dekat Bandara Adisutjipto. ©2019 Merdeka.com/Purnomo Edi

Merdeka.com - Dua buah balon udara ditemukan jatuh di sekitaran Bandara Internasional Adisutjipto. Penemuan dua balon udara ini dianggap membahayakan keselamatan penerbangan.

Satu balon udara ditemukan di area lapangan golf Adisutjipto. Dari lapangan golf menuju ke Bandara Adisutjipto hanya berjarak 1,5 kilometer. Sedangkan satu balon udara lagi jatuh di Hotel Grand Quality, Sleman. Jarak antara Bandara Adisutjipto dengan Hotel Grand Quality diperkirakan sekitar 4 kilometer.

Kadis Ops Lanud Adisutjipto, Kolonel Pnb Feri Yunaldi menyampaikan jika penemuan balon udara berawal dari laporan petugas tower Bandara Adisutjipto pada Minggu (16/6). Dari laporan petugas tower itu, lanjut Feri, petugas TNI AU pun melakukan penelusuran.

"Ada dua balon udara, pertama ditemukan jatuh di sekitar Hotel Quality. Kedua ditemukan jatuh di sekitar padang Golf Lanud Adisutjipto. Jaraknya lebih kurang 1,5 kilometer. Kita tahu di sekitar runway fase paling kritis dalam penerbangan adalah take off dan landing pesawat. Balon udara yang ditemukan baik di area Lapangan Golf Adisutjipto maupun di Hotel Grand Quality telah diamankan," ujar Feri, Senin (17/6).

Penemuan balon udara ini dianggap Feri bisa mengganggu penerbangan. Tak hanya itu, balon udara pun dinilai bisa membahayakan penerbangan.

"Kita tahu penerbangan balon udara secara liar sangat mengganggu penerbangan dan bahkan membahayakan. (Balon udara) Bisa menutupi kokpit pesawat. Bisa masuk mesin pesawat yang menyebabkan mesin mati secara mendadak," ungkap Feri.

Feri menjelaskan pihaknya dan Airnav telah berusaha untuk memfasilitasi balon udara yang oleh sebagian masyarakat menerbangkan balon udara dianggap merupakan tradisi.

"Kita sudah mencoba memfasilitasi dengan menggelar festival balon udara. Harapannya festival ini bisa mengakomodir tradisi penerbangan balon udara yang dilakukan oleh masyarakat. Balon udara tetap bisa terbang di festival sesuai dengan ketentuan," tutup Feri. [bal]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini