Melestarikan Ekosistem Laut dengan Mengurangi Sampah Plastik

Senin, 10 Februari 2020 00:31 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Melestarikan Ekosistem Laut dengan Mengurangi Sampah Plastik Aksi bersih sampah plastik di laut. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Sispala dan Forum Alumni Sispala (Fasta) Jakarta bersama Restore Integrity to The Ocean (RIO), sebuah LSM lingkungan hidup dari Amerika terlibat dalam Ocean Clean Up Day di Pantai Tanjung Pasir, Mauk, Tangerang, Banten, Minggu (9/2). Aksi bersih pantai tersebut berlangsung selama 2 hari sejak 8-9 Februari 2020.

Anggota Sispala dan Alumni Sispala yang terlibat dalam kegiatan tersebut berjumlah 250 orang dari 23 ekskul Sispala se-Jakarta. Adapun kegiatan Ocean Clean up day mengambil tema 'menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian ekosistem di laut sebagai sumber kehidupan masa depan'.

Koordinator Forum Alumni Sispala DKI Jakarta mengatakan, saat ini banyak yang tidak tahu bila Indonesia menjadi penyumbang sampah plastik terbesar kedua dunia di laut.

Menurutnya sampah plastik di laut akan berubah menjadi microplastik yang dengan mudah dikonsumsi hewan laut, terumbu karang, serta ekosistem yang ada di dasar laut.

"Diprediksi pada 2050 lebih banyak sampah plastik ketimbang hewan atau ikan di laut kalau kita tidak melakukan perubahan dengan tidak membuang sampah plastik di laut," kata dia.

Karenanya pihaknya ikut serta dalam kegiatan Ocean Clean Up Day di Pantai Tanjung Pasir, Mauk, Tangerang, Banten.

"Sispala dan Forum Sispala Jakarta diikutsertakan RIO (Restore Integrity to the ocean) sebuah LSM lingkungan hidup dari Amerika," katanya.

Baca Selanjutnya: LIPI Teliti Sampah Plastik di...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Sampah Plastik
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini