Melawan saat ditangkap, pencuri sawit tewas ditembak anggota TNI
Merdeka.com - Tepergok mencuri tandan buah segar sawit milik PT PTP Banyuasin, Sumatera Selatan, Zulkarnain (35) tewas diduga ditembak anggota TNI. Polisi masih memburu satu pelaku lain yang melarikan diri.
Peristiwa itu terjadi saat Zulkarnain bersama seorang rekannya yang merupakan warga Desa Karet, Kecamatan Betung, Banyuasin, sedang mencuri sawit dari batangnya milik perusahaan di kampungnya, Kamis (19/10) malam. Lalu, datanglah anggota TNI yang sedang patroli. TNI ditugaskan untuk menjaga kebun sawit tersebut lantaran sering terjadi pencurian.
Saat ditangkap, kedua pelaku melawan dengan cara berusaha menusukkan senjata tajam. Setelah melepaskan tembakan peringatan, prajurit tersebut melumpuhkan pelaku yang mengenai paha.
Zulkarnain pun tewas, sedangkan rekannya kabur. Kemudian, jenazah Zulkarnain dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk keperluan visum.
Kapolres Banyuasin AKBP Yudi Surya Markus mengungkapkan, kasus ini tengah diselidiki dengan memanggil saksi-saksi. Sementara anggota TNI yang melakukan penembakan diserahkan ke Denpom.
"Informasinya pelaku melawan karena tepergok mencuri sawit, anggota TNI menembak setelah mendapat perlawanan, tapi sudah ada tembakan peringatan," ungkap Yudi saat dihubungi merdeka.com, Jumat (20/10).
Saat ini, kata dia, petugas masih memburu satu pelaku lain. Barang bukti yang diamankan sejumlah sawit hasil pencurian.
"Semuanya masih lidik, kita kumpulkan barang bukti dulu," pungkasnya. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya