Mbah Fanani, petapa di Dieng tiba-tiba menghilang
Merdeka.com - Mbah Fanani biasa menetap dalam tenda dekat pemukiman warga di Jalan Raya Dieng, RT 1 RW 1, Desa Diengkulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Pria 60 tahun itu disebut masyarakat Dieng telah melakoni pertapaan selama puluhan tahun. Kini Mbah Fanani tiba-tiba menghilang.
Informasi ini menjadi perbincangan beberapa warga. Kabarnya dia dijemput oleh belasan orang yang mengendarai mobil berpelat E pada Rabu (13/4), jelang tengah malam.

Mbah Fanani ©2015 merdeka.com/desi aditia ningrum
Orang itu mengaku keluarga sehingga tidak ada warga yang menghalangi penjemputan. Mbah Fanani ikut rombongan ke dalam mobil meninggalkan Dieng.
Kapolsek Batur, AKP Sumono membenarkan tentang penjemputan Mbah Fanani sekitar pukul 22.30. Lima belas orang berpakaian serba putih turun dari mobil dan menghampiri tenda tempat pertapaan Mbah Fanani.
"Mereka mengaku sebagai pihak keluarga Mbah Fanani dari Cirebon, Jawa Barat," kata Sumono, Kamis (13/4). (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya