Mayat kantongi tiket ditemukan di perkebunan, diduga WN Malaysia
Merdeka.com - Seorang pria tak dikenal (Mr X) ditemukan tewas di parit di Perkebunan Sucofindo, Sergai, tepatnya di Dusun III Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai (Sergai), Sumut. Dia diduga sebagai warga negara Malaysia.
"Mayat laki-laki itu ditemukan di parit pada Rabu (16/11) sekitar pukul 09.00 WIB. Kita lakukan olah TKP. Pukul 14.00 WIB, kita bawa ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi," kata Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Eko Suprihanto, Kamis (17/11).
Pada saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan secarik kertas dari dalam saku mayat. Setelah dikeringkan ternyata semacam tiket dari Malaysia ke Indonesia. Nama yang tertera di tiket yaitu Mohd Ladzim Bin Abdullah (65), warga Selangor, Malaysia.
Polisi kemudian melakukan koordinasi ke Imigrasi di Kualanamu. Mereka menemukan keindentikan antara fisik jasad dengan data Imigrasi sesuai nama pada tiket.
"Tapi ini baru dugaan. Untuk detilnya kita tetap menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara Medan yang akan mecocokkan data antem mortem dengan data post mortem," jelas Eko.
Kepastian soal identitas jasad itu masih menunggu hasil rekonsiliasi data antem mortem dan post mortem. Karena itu, Eko belum dapat memastikan jasad yang ditemukan adalah Mohd Ladzim Bin Abdullah. Penyebab kematian laki-laki itu pun belum dapat dipastikan.
"Proses autopsi kan lama hasilnya, data harus diambil dan dicocokkan dulu. Tapi dari pemeriksaan awal tadi menurut dokter, dari pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," jelas Eko.
Saat ini, Polres Sergai masih berkoordinasi dengan pihak Malaysia untuk mengungkap identitas jasad sekaligus menyelidiki kasus kematian itu.
"Sampai sekarang masih (berkoordinasi). Anggota saya masih di Konsulat Malaysia, kemudian ke LO PDRM. Kita terus berkoordinasi, hasil data tadi kita teruskan untuk meminta data antem mortem. Artinya identitas tadi kita kirimkan ke konsulat. Kita kirim alamatnya, dapat, dan kita minta data antem mortem untuk dicocokkan dengan data post mortem," pungkas Eko. (mdk/rnd)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya