Mayat bayi dibungkus plastik hitam ditemukan di Bali
Merdeka.com - Warga dikejutkan oleh penemuan mayat bayi orok berjenis perempuan, di sebuah tanah kosong, bertempat di Jalan Sekar Jepun, Taman Mumbul, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali, Jumat (25/5) sekitar pukul 09.39 Wita. Mayat bayi itu ditemukan oleh 3 saksi dan kemudian dilaporkan ke Polsek Kuta Selatan.
Kanit Reskrim Polsek Kuta Selatan, Iptu H Andi Muh Nurul Yaqin menjelaskan dari keterangan saksi di TKP bernama Ni Wayan Sudani, warga Banjar Jaba Pura, Kuta Selatan, menerangkan, awalnya saksi diperintah oleh seorang bernama Ketut Labda, selaku pelaksana proyek untuk membersihkan lahan kosong di TKP.
Kemudian, saksi datang ke TKP sekitar pukul 08.00 Wita, lalu bekerja bersama dengan dua temannya yakni Juminem alias Sari dan Sunamah alias Nurul yang juga bertugas membersihkan lahan tersebut.
Selanjutnya, pukul 09:30 Wita, saksi melihat bungkusan plastik warna hitam dengan posisi terikat. Kemudian, saksi sempat menyentuh plastiknya dan awalnya dikira sampah. Saat saksi mengangkatnya dan terasa berat kemudian dibuang ke sebelah.
Setelah membuang pastik tersebut, saksi melihat ada darah di atas tumpukan sampah di posisi bungkusan plastik awal. Lalu, saksi bertanya kepada rekannya Sari, karena sebelumnya terkena duri salak, apakah keluar darah atau tidak. Karena curiga kedua saksi ini membuka plastik dengan sabit.
"Setelah dikorek terlihat ari, awalnya saya kira usus ikan, dan setelah dikorek lagi terlihat badan dan kepala bayi dengan kondisi kepala dan wajah berlumuran darah segar," kata saksi bernama Sari di TKP.
Hal senada, juga dikatakan oleh saksi bernama Nurul. Awalnya Ni Wayan Sudani melihat bungkusan plastik dan sempat dibuang. Kemudian, Sari membuka dan mengoreknya.
"Saya kaget dan menghampiri lalu saya melihat ada telinga dan setelah dikorek lagi terlihat bayi," ujar Nurul.
Kanit Reskrim menjelaskan bahwa setelah melihat mayat orok tersebut, saksi langsung menghubungi Polsek Kuta Selatan dan kemudian polisi mendatangi TKP.
"Saat menerim laporan, kami mendatangi TKP dan mengamankan, kemudian memeriksa saksi-saksi, dan saat ini jenazah sudah dibawa ambulance milik Basarnas ke Rumah Sakit Sanglah Denpasar," tutup Kanit Reskrim.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya