Mayat bayi dalam kardus ditemukan di Bundaran Waru Surabaya
Merdeka.com - Pengguna jalan di sekitar Bundaran Waru atau pintu masuk Kota Surabaya, Jawa Timur sisi selatan, digemparkan penemuan mayat bayi dalam kardus, sore tadi. Mayat tersebut kali pertama ditemukan dua pengendara, yaitu Bambang Suryanto (46), asal Tulungagung dan Joko Purnomo (36), asal Dampit, Malang.
"Saat menerima informasi ini, saya dan anggota SPKT, Reskrim, Sabhara dan anggota Lantas langsung mendatangi TKP. Untuk kemudian melakukan evakuasi," terang Kapolsek Gayungan, Kompol Esti Setija Oetami, Selasa (17/1).
Esti mengatakan saat ditemukan, ari-ari masih menempel di pusar dan dibungkus plastik putih. Selanjutnya mayat bayi malang tersebut dibawa petugas ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Polda Jawa Timur untuk proses visum.
"Kami juga meminta keterangan dua saksi yang pertama kali menemukan bayi tersebut, dan memintanya untuk membuat laporan ke Polsek Gayungan," ucapnya lagi.
Esti juga mengaku, polisi akan melakukan penyelidikan terkait siapa yang membuang bayi dalam kardus ini. "Kita akan segera mendalami kasusnya. Untuk saat ini, kami belum bisa menduga-duga siapa si pembuang bayi ini karena masih akan kita selidiki," tandasnya.
Sementara Bambang, salah satu saksi mengatakan, awalnya dia tak yakin kalau di dalam kardus yang tergeletak di Taman Bundaran Waru itu adalah orok bayi.
"Tetapi saat saya dekati bersama bapak ini (Joko), ternyata memang bayi. Terus kami lapor ke pos polisi terdekat," terang Bambang di Mapolsek Gayungan.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya