Ma'ruf Maafkan Penyebar Hoaks Video Kostum Santa Claus, Proses Hukum Tetap Jalan
Merdeka.com - Keluarga S, tersangka penyebaran video hoaks Ma'ruf Amin berpakaian Santa Claus, telah meminta maaf. Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menyatakan bakal memberi maaf. Namun, refleksi harus tetap dilakukan agar perbuatan yang merugikan orang lain tak dilakukan.
"Sebagai seorang kiai, kalau ada orang minta maaf itu, tentu harus saya maafkan," ujar Ma’ruf melalui rilis yang diterima wartawan, Pandeglang, Sabtu (29/12).
Meski Ma'ruf Amin sudah memaafkan, dugaan tindak pidana ini tetap berjalan dan tengah ditangani pihak kepolisian. Artinya, ada aturan hukum positif yang tetap harus ditaati.
Baginya, kasus tersebut menjadi peringatan bagi siapapun untuk tak bermain-main dengan hukum dengan menyebar hoaks. Ma’ruf berharap jangan sampai ada lagi pihak yang dirugikan karena hoaks.
"Kita harap tidak ada hoaks-hoaks seperti itu," ucap Ma'ruf.
Ma'ruf mengapresiasi tindakan pihak kepolisian yang cepat menangani kasus tersebut, sehingga dapat menjadi pelajaran kepada siapa saja untuk tak melanggar hukum.
"Soal kasus hukumnya, kita serahkan kepada pihak Kepolisian. Kalau soal maaf, saya pasti maafkan," ucapnya.
Sebelumnya, pihak kepolisian sudah menangkap tersangka S yang menyebar video hoaks Ma'ruf Amin berkostum santa claus. Melalui pamannya, S menyampaikan permohonan maaf atas tindakan itu.
Reporter: Ratu Annisaa SuryasumiratSumber: Liputan6.com
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya