Manfaatkan pemakaman, Kota Malang punya destinasi wisata Kampung Kramat

Rabu, 14 Februari 2018 12:29 Reporter : Darmadi Sasongko
Manfaatkan pemakaman, Kota Malang punya destinasi wisata Kampung Kramat Kampung Kramat di Malang. ©2018 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Sebuah destinasi wisata buatan yang unik ditawarkan di Kota Malang, Jawa Timur. Dinamakan Kampung Kramat. Tempat Pemakaman Umum (TPU) dimanfaatkan menjadi destinasi wisata yang layak dikunjungi.

Kampung Kramat dibangun berbasis pemberdayaan masyarakat dengan mengusung konsep kampung wisata edukasi dan religi. Lokasinya berada di kompleks TPU Kasin, Jalan Bali RT07/RW03 Kelurahan Kasin, Kecamatan Kasin, Kota Malang. Sekitar 70 Kepala Keluarga (KK) menempati Kampung Kramat yang bersebelahan dengan pemakaman terluas di Kota Malang itu.

Warga penghuni Kampung Kramat sehari-hari beraktivitas di area pemakaman, termasuk bermain dan bersantai. Profesi warganya sebagian besar sebagai tukang gali kubur, tukang ukir batu nisan, petugas memandikan jenazah, juru rawat makam dan lain-lainnya. Di TPU tersebut juga terdapat makam Habib Abdul Qadir bin Faqih, tokoh masyarakat dan pendiri Pondok Pesantren Darul Hadits Kota Malang.

"Kata penjaganya, di sini ingin menunjukkan kalau kematian tak selalu menakutkan, justru menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat," kata Rochmad salah pengunjung yang mengaku penasaran, Rabu (14/2).

kampung kramat di malang

Keunikan juga ditunjukkan dari aneka souvenir yang dijual di lokasi. Di antaranya gantungan kunci lucu berbentuk tengkorak. Selain itu dijual juga kopi dengan merek tulang. Kemasannya menampilkan gambar tulang belakang. Semua souvenir dikemas untuk mendukung tema yang diusung.

Cerita awal keberadaan kampung kramat, semula konsep ini ditawarkan warga setempat untuk kepentingan lomba Kampung Tematik yang digelar Pemkot Malang. Kampung Kramat menyabet juara 3 dengan tagline 'Kampung Kramat Kematian yang Menghidupi'. Keunikan ide itu kemudian mengundang PT. Propan Raya, sebuah perusahaan cat untuk menyalurkan dana CSR.

Kampung Kramat diresmikan pembukaannya oleh Walikota Malang, Mochammad Anton, Selasa (13/2). Peresmian ditandai dengan pengecatan pada salah satu dinding di kawasan Kampung Kramat. Dia berharap akan memberi warna baru bagi kampung-kampung tematik yang sudah ada di Malang sebelumnya.

kampung kramat di malang

"Selain itu, membuat Kampung Kramat menjadi lebih indah, lebih cantik dan lebih tertata, serta dapat meningkatkan taraf hidup bagi masyarakat sekitar," kata Anton.

Anton menuturkan, konsep yang diambil warga Kelurahan Kasin adalah sebuah filosofi bahwa setiap manusia yang hidup di dunia pasti akan meninggal dunia. Sepanjang masih diberi kesempatan hendaknya senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

Sementara Yuwono Imanto, Direktur PT Propan Raya mengungkapkan, program memperindah Kampung Kramat ini tidak selesai sampai proses peresmian. Selanjutnya akan dilakukan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan kepada penduduk setempat.

"Karena melibatkan masyarakat, program ini diharapkan bisa merangsang partisipasi dan kreatifitas masyarakat untuk makin mencintai lingkungannya sendiri," kata Yuwono. [noe]

Baca juga:
Bertabur artis ibukota, begini hebohnya pernikahan mewah di Binuang
Cantik dan super cerdas, kembar dari China lulus dari Harvard dalam setahun
Bikin geleng-geleng, ini 6 aturan ekstrem yang harus dipatuhi warga Korea Utara
Ini perahu dari alang-alang yang akan seberangi Samudera Pasifik
Cerita tumpukan batu misterius di sungai Cibojong yang akhirnya dibongkar

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini