Manfaatkan Fluktuasi Harga, Bank Mega Syariah Ungkap Peluang Investasi Emas Syariah Strategi 'Buy the Dip

Bank Mega Syariah melihat dinamika harga emas global sebagai Peluang Investasi Emas Syariah dengan strategi 'buy the dip', menawarkan solusi pembiayaan emas Flexi Gold yang sesuai prinsip syariah untuk tujuan jangka panjang.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Manfaatkan Fluktuasi Harga, Bank Mega Syariah Ungkap Peluang Investasi Emas Syariah Strategi 'Buy the Dip
Simak pergerakan terbaru Harga Emas Pegadaian pada Jumat pagi, di mana UBS dan Galeri24 mengalami penurunan, sementara Antam justru menunjukkan kenaikan. Cari tahu detailnya di sini! (AntaraNews)

Bank Mega Syariah mengidentifikasi fluktuasi harga emas global sebagai kesempatan berharga bagi masyarakat untuk berinvestasi. Dinamika ini dinilai sebagai peluang untuk menerapkan strategi "buy the dip" atau membeli aset saat harga sedang terkoreksi. Pendekatan ini memungkinkan investor memanfaatkan penurunan harga sementara untuk keuntungan jangka panjang.

Benadicto Alvonzo Ferary, Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah, menjelaskan strategi ini dapat mengoptimalkan peluang di tengah volatilitas harga. Ini sangat relevan bagi nasabah yang memiliki tujuan keuangan jangka panjang. Tujuan tersebut meliputi perencanaan ibadah haji, pendidikan, atau penguatan portofolio investasi.

Fenomena fluktuasi harga emas merupakan hal yang wajar dan dipengaruhi oleh berbagai faktor global. Faktor-faktor tersebut mencakup kondisi ekonomi, tingkat inflasi, kebijakan suku bunga, hingga ketidakpastian geopolitik yang terjadi di dunia. Emas secara historis tetap menjadi instrumen investasi yang stabil dan pilihan untuk menjaga nilai aset.

Strategi 'Buy the Dip' untuk Investasi Emas Jangka Panjang

Investasi emas tidak hanya berfokus pada momentum jangka pendek, melainkan juga pada potensi pertumbuhan nilai dalam jangka panjang. Masyarakat perlu memahami bahwa emas merupakan aset yang cenderung stabil dan dapat menjaga nilai aset dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, pendekatan strategis sangat diperlukan dalam mengelola investasi ini.

Kondisi harga emas yang cenderung lebih "bersahabat" saat ini dapat menjadi momentum yang tepat. Ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk mulai atau menambah kepemilikan emas mereka. Memanfaatkan koreksi harga dapat memaksimalkan potensi keuntungan di masa depan.

Benadicto Alvonzo Ferary menekankan pentingnya perspektif jangka panjang dalam investasi emas. Dengan begitu, investor dapat mengambil keputusan yang lebih bijak dan tidak terpengaruh oleh gejolak pasar sesaat. Strategi "buy the dip" menjadi relevan dalam konteks ini untuk akumulasi aset.

Flexi Gold Bank Mega Syariah: Solusi Peluang Investasi Emas Syariah

Bank Mega Syariah menghadirkan produk Flexi Gold sebagai solusi pembiayaan yang memudahkan nasabah memiliki emas secara lebih terjangkau. Produk ini dirancang untuk memanfaatkan peluang investasi secara optimal di tengah dinamika pergerakan harga emas. Ini sejalan dengan prinsip syariah yang diusung oleh bank.

Flexi Gold menggunakan akad Murabahah dan Rahn yang sesuai dengan prinsip syariah Islam. Nasabah dapat memilih agunan emas logam mulia dengan beragam pilihan gramasi. Pilihan tersebut mulai dari 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, hingga 100 gram.

Dengan skema yang transparan dan sesuai prinsip syariah, produk ini diharapkan dapat membantu masyarakat. Ini memberikan akses ke instrumen investasi yang aman sekaligus bernilai jangka panjang. Produk ini juga mendukung inklusi keuangan syariah di Indonesia.

Kinerja Positif Pembiayaan Emas Syariah di Awal Tahun 2026

Sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas, produk pembiayaan emas Flexi Gold Bank Mega Syariah mencatatkan kinerja positif. Kinerja ini terlihat sepanjang tiga bulan pertama tahun 2026. Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap produk syariah.

Hingga Maret 2026, penyaluran Flexi Gold tumbuh lebih dari 85 persen dibandingkan posisi Desember 2025. Dari sisi volume, jumlah emas yang dibiayai mencapai lebih dari 1.400 gram. Angka ini meningkat lebih dari 35 persen dibandingkan posisi akhir tahun sebelumnya.

Kinerja positif Flexi Gold juga selaras dengan tren pembiayaan konsumer Bank Mega Syariah yang tetap menunjukkan pertumbuhan baik. Hingga Maret 2026, pembiayaan konsumer Bank Mega Syariah tercatat tumbuh lebih dari 20 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Ini menegaskan posisi kuat Bank Mega Syariah di pasar.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi