Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Maftuh Basyuni teteskan air mata & minta maaf saat dijenguk SBY

Maftuh Basyuni teteskan air mata & minta maaf saat dijenguk SBY Maftuh Basyuni dan Presiden SBY. ©Reuters

Merdeka.com - Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia periode 2009-2014, Mohammad Nuh mengaku bahwa dirinya memiliki banyak kenangan bersama almarhum Maftuh Basyuni selama masa hidupnya. Menurutnya, Maftuh Basyuni menjalankan tugasnya sebagai menteri agama dengan luar biasa, salah satunya memberdayakan para santri yang ada di pesantren.

"Ada banyak kenangan saya dengan almarhum. Kenangan pertama, antara lain itu beliau punya tugas yang luar biasa di kemenag. Yaitu bagaimana memberdayakan santri," tutur M Nuh kepada awak media saat berada di rumah duka, Jalan Pengadegan Barat No.12, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (21/9).

Menurutnya, keterbatasan para santri yang ada di pondok pesantren, dia jadikan acuan untuk memberdayakan para santri agar menjadi lebih baik.

"Dia punya program menyekolahkan anak-anak pesantren, di berbagai perguruan tinggi negeri yang terkenal. Harapannya agar setelah mereka lulus, mereka bisa kembali lagi ke pesantren untuk memperbaiki pesantren. Dan itu program sudah terjadi di 2004 atau 2005," paparnya.

Dia melanjutkan, bahwa untuk melakukan sebuah perubahan tidaklah mudah, butuh kekuatan yang tangguh pada setiap individu.

"Untuk melakukan transformasi pesantren itu sama sekali tidak mudah. Ini yang dilakukan penguatan dari dalam. Beliau (Maftuh) orang yang mempeng, yang sangat sabar. Saya mengenal beliau cukup lama," terang M Nuh.

Nuh juga mengatakan bahwa Maftuh Basyuni sempat meneteskan air mata saat mendapat kunjungan mantan Presiden Republik Indonesia yang ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta Pusat.

"Saya hari Senin kemarin jenguk, Selasa kemarin juga jenguk, bareng pak SBY sekitar jam 1 siang. Beliau (Maftuh) sempat meneteskan air mata dan menyampaikan permohonan maaf. Nampak sekali keikhlasan beliau," kata M Nuh.

Usai menyampaikan permohonan maaf kepada SBY, kondisi almarhum semakin menurun. "Sangat luar biasa pertemuan kemarin, setelah kami pulang beliau minta ditidurkan, dan kondisi beliau semakin menurun," lanjutnya.

Dia pun berpesan bagi menteri agama sesudah periode Maftuh Basyuni, untuk melanjutkan program-program yang telah diusung oleh Maftuh Basyuni.

"Ya pesannya antara lain satu, pengembangan SDM tadi itu harus terus kita tindak lanjuti (memperdayakan para santri). Karena sebagian anak-anak dari pesantren ada yang tidak mampu," tandasnya. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP