Mabes TNI Buka Suara Prajurit Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL Gugur saat Israel Serang Lebanon

Dua orang prajurit yang mengalami luka telah mendapatkan perawatan di Hospital Level I UNIFIL.

Rifqy Alief Abiyya
Oleh Rifqy Alief Abiyya - Reporter
Mabes TNI Buka Suara Prajurit Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL Gugur saat Israel Serang Lebanon
Mabes TNI Buka Suara Prajurit Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL Gugur saat Israel Serang Lebanon (Merdeka.com)

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyampaikan rasa duka atas gugurnya seorang prajurit dan korban luka di daerah penugasan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) akibat eskalasi situasi keamanan pada Minggu, 29 Maret 2026 di Lebanon Selatan.

"Berdasarkan laporan dari daerah penugasan, insiden tersebut menimpa Prajurit TNI yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/ UNIFIL. Dalam kejadian tersebut, Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan gugur, Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis," kata Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah dalam keterangannya, Senin (30/3).

Aulia mengungkapkan, dua orang prajurit yang mengalami luka telah mendapatkan perawatan di Hospital Level I UNIFIL. Sementara itu, prajurit dengan luka berat dibawa menuju Rumah Sakit St. George di Beirut guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di East Sector Headquarters (HQ). Selain itu, penyelesain administrasi untuk pemulangan ke Indonesia dibantu oleh KBRI Beirut.

Eskalasi Meningkat

Seiring meningkatnya eskalasi, kata Aulia, TNI mengambil langkah-langkah untuk peningkatan kewaspadaan sesuai dengan SOP UNIFIL.

"Insiden terjadi di tengah saling serang artileri dan hingga saat ini belum dapat dipastikan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian tersebut. Proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL," ungkap Aulia.

Komitmen Laksanakan Tugas

Aulia mengatakan, TNI berkomitmen untuk melaksanakan tugas sebagai bagian dari misi perdamaian dunia di bawah mandat PBB dengan profesional dan penuh tanggung jawab, namun tetap mengutamakan keselamatan Prajurit.

"TNI juga terus memonitor perkembangan situasi di lapangan serta menyiapkan langkah-langkah kontijensi sesuai dinamika di Daerah Penugasan Lebanon," tuturnya.

Rekomendasi