Lodho Ikan Emas, Pilihan Menu Berbuka Puasa Khas Ponorogo

Jumat, 22 Mei 2020 17:19 Reporter : Erwin Yohanes
Lodho Ikan Emas, Pilihan Menu Berbuka Puasa Khas Ponorogo Lodho Ikan Emas. ©2020 Merdeka.com/Erwin Yohanes

Merdeka.com - Salah satu menu khas dari Jawa Timur adalah ayam lodho. Namun bagaimana jika bahan baku ayam ini diganti dengan ikan mas? Tentu saja hal ini dapat mengundang penasaran para pecinta kuliner.

Ya siapa tidak kenal dengan ayam lodho, salah satu makanan khas dari Ponorogo Jawa Timur ini. Semua orang nyaris tahu, jika ayam lodho berasal dari kota Reog. Namun siapa sangka, jika ternyata ikan mas ternyata juga dapat di ramu dengan bumbu ayam lodho.

Pengembangan resep ayam lodho itu lah yang dikembangkan oleh Teso Unggara, warga Desa Betri, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.

"Ya karena biasanya lodho itu dari ayam, saya ubah dengan bahan bakunya dari ikan. Apalagi disini spesialis ikan. Biar tidak bosan dibakar atau digoreng saja, " kata Teso membuka percakapan.

Di dapurnya, terlihat Teso menyiapkan bumbu lodho ikan emas. Ada cabe rawit utuh, bawang putih, bawang merah, kunyit, ketumbar, jahe hingga garam dan lain-lain.

"Semua bumbu ini dicampur kecuali cabe rawit nya. Bakal bumbu untuk lodho pun jadi. Kemudian nanti dicampur dengan santan, dan beberapa empon-empon, " katanya.

Sambil menunggu kuah lodho nya matang, kata dia, bisa sambil menyiangi ikan emas. Dia mengklaim ikan emas yang akan diolah dijamin segar.

"Pasti segar. Karena kami ambil langsung dari kolam. Bukan beli di pasar seperti yang lainnya, " klaimnya.

Setelah menyiangi, proses selanjutnya adalah memotong ikan emas. Satu ekor ikan emas bisa dipotong menjadi 2 hingga 3 bagian.

"Baru kemudian digoreng. Menggoreng nya juga harus minyak yang panas, " urainya.

lodho ikan emas

Tahap selanjutnya, Teso mengaku ikan emas dimasukkan ke kuah lodho. Dan terakhir memasukkan cabe rawit. "Namanya lodho pasti pedas. Jangan lupa cabe rawit nya, " katanya.

Dia mengaku menu lodho ikan emas ini tidak bisa mendadak. Karena memasaknya memerlukan waktu yang panjang, sehingga bagi pemesan harus menghubungi sehari sebelumnya.

"Prosesnya agak panjang. Tidak hanya sekedar digoreng maupun dibakar. Selain itu biar lebih hangat. Makanya harus pesan terlebih dahulu, " ujarnya.

Dia membeberkan perbedaan lodho ikan emas dengan lodho ayam pada teksturnya. Menurutnya tekstur lodho ikan emas lebih lembut dan terasa empuk.

Selain itu bumbu juga meresap. Karena banyaknya empon-empon yang masuk dalam bumbu lodho ikan emas ini. "Sehingga di tubuh lebih segar, " katanya.

Dia menjelaskan satu porsi lodho ayam dijual dengan harga Rp 25 ribu sudah lengkap dengan nasi. Untuk memesan minimal 2 porsi seharga Rp 50 ribu.

Sementara salah satu penikmat lodho ikan emas Eka Megawati mengatakan baru pertama kali merasakan lodho ikan emas. "Biasanya saya kesini cuma merasakan ikan goreng atau dibakar, " katanya.

Namun, karena ada yang menu baru, Mega pun mencobanya. Dia menghubungi pemancingan kolam ikan betri sehari sebelumnya.

"Awalnya penasaran saja. Biasanya kan lodho itu ayam. Ini kok lodho ikan emas. Saya pesan saya rasakan, " jelasnya.

Dia mengaku perbedaannya dengan lodho ayam, lodho ikan emas itu teksturnya lebih lembut. "Bumbunya juga kerasa. Langsung hangat di tubuh. Bisa untuk pilihan menu berbuka puasa, " pungkasnya. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini