Lima jam diperiksa KPK, ajudan Setya Novanto bungkam

Jumat, 9 Februari 2018 15:13 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Lima jam diperiksa KPK, ajudan Setya Novanto bungkam Corneles Towoliu. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Ajudan Setya Novanto, Corneles Towoliu, keluar dari Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah menjalani pemeriksaan selama 5 jam. Namun dia irit bicara saat ditanyai awak media yang menunggu kehadirannya.

"Konfirmasi. Tanya penyidik," kata Corneles singkat saat keluar dari Gedung KPK, Jumat (9/2).

Corneles mengaku ditanyai lebih kurang 20 pertanyaan oleh penyidik. Namun dia enggan merinci perihal apa saja yang ditanyakan.

"Tanya penyidik. 20 pertanyaan," ungkap Corneles.

Seperti diketahui sebelumnya, Corneles diperiksa oleh penyidik KPK sebagai saksi untuk terdakwa kasus e-KTP, Anang Sugiana, yang juga Dirut PT Quadra Solution.

"Corneles Towoliu dibutuhkan keterangannya sebagai saksi untuk tersangka ASS," kata Febri ketika dihubungi, Jumat (9/2).

Sebelumnya, Corneles pernah diperiksa oleh penyidik KPK pada Senin (18/9) lalu. Dia diperiksa sebagai saksi Novanto. Saat itu Novanto juga seharusnya diperiksa oleh penyidik. Namun Novanto tidak hadir lantaran sedang sakit.

Dalam pemeriksaan saat itu, Corneles diajukan beberapa pertanyaan. Salah satunya soal keadaan bosnya.

"Tadi di dalam ditanyakan apakah benar kalau pak Nov sakit? Benar kalau dia sakit," kata Corneles di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (18/9) lalu.

Dia tidak menjelaskan secara rinci sakit apa yang diderita Setnov. Menurutnya hanya pihak dokter yang tahu."Itu dokter yang tahu," tambah dia.

Kemudian, Corneles menjelaskan bahwa keadaan Setnov saat ini dipenuhi jarum. "Di sini penuh dengan jarum-jarum (pegang bagian tangan). Ditusuk jarum kasihan bapak," katanya. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Setya Novanto
  2. Korupsi E KTP
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini