Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Layanan Rawat Inap RSUD Depok Dibuka Kembali

Layanan Rawat Inap RSUD Depok Dibuka Kembali RSUD Depok Ditetapkan Sebagai Rumah Sakit Khusus Covid-19. ©2020 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Layanan rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok dibuka kembali. Pembukaan kembali layanan tersebut setelah dilakukan evaluasi kapasitas rumah sakit. Dengan demikian dibukanya kembali layanan rawat inap tidak akan mengganggu pelayanan pasien positif Covid-19.

"Pembukaan kembali (layanan rawat inap untuk pasien) yang non Covid-19 ini baru. Kami akan evaluasi lagi sehubungan sekarang suasananya masih PSBB Proporsional," kata Direktur RSUD Kota Depok, Devi Maryori, Senin (3/8).

Dikatakan bahwa ada aturan soal kapasitas yang berbeda dengan sebelumnya. Karena jarak antar pasien harus diperhatikan. "Jarak antar tempat tidur harus diperhatikan, jadi kapasitasnya tidak seperti biasa. Misalnya, kelas III yang biasanya ada 7 bed (ranjang), sekarang jadi 5 bed seruangan," tukasnya.

Devi menjelaskan di RSUD Depok total ada 91 bed yang dialokasikan untuk layanan rawat inap yang dimulai pada 30 Juli lalu. Sedangkan untuk layanan pasien positif Covid-19 dialokasikan sebanyak 40 bed, sehingga total ada 131 bed yang tersedia di RSUD Kota Depok saat ini.

"Sebelum pandemi, kapasitas ada 133 bed hanya sampai lantai 7," ucapnya.

Diakui dia ada pengurangan jumlah kapasitas layanan. Hal itu untuk tetap menjaga standar protokol yang berlaku. "Ada pengurangan karena memang protokol kesehatannya seperti itu. Takutnya kan ada penunggu pasien juga, jadi otomatis jumlah tempat tidur yang kami sediakan berkurang dibandingkan sebelum pandemi Covid-19," pungkasnya. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP