Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kutuk keputusan Trump, massa kepung Gedung Sate

Kutuk keputusan Trump, massa kepung Gedung Sate Pendemo Trump di depan Gedung Sate. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Ratusan warga yang terkumpul dalam aksi 1112 menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (11/12/2017). Dalam orasinya, mereka mengutuk klaim sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan Yerusalem ibu kota Israel.

Sebelum orasi, massa menggelar aksi long march dari Masjid Pusdai, diikuti kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak, wanita hingga orang tua.

Koordinator aksi 1112 Ali Bayanullah Al Hafidz menegaskan bahwa Palestina merupakan tanah suci bagi kaum muslimin dunia. Ia meminta Presiden AS Donald Trump menarik pernyataannya.

"Krisis di Palestina saat ini merupakan tanggungjawab dan kewajiban kaum muslimin di dunia. Apalagi, Masjid al Aqsha yang merupakan kiblat pertama dan tempat Nabi Muhammad melakukan Isra' Mi'raj ada di Yerusalem," ujarnya disela aksi.

Demonstran pun meminta pemimpin di seluruh dunia mengirimkan kekuatan militernya membantu Palestina. Cara lainnya mencabut rezim-rezim penguasa penjajah.

"Apabila rezim itu tidak ada, saat itulah kaum muslimin akan membebaskan penduduk Palestina dan masjid Al Aqsha serta seluruh negeri kaum muslimin dari penjajahan," pungkasnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP