Kunjungi Lokasi Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Menteri PPPA Pastikan Hari Senin Siswa Tetap Sekolah

Kedatangannya ini untuk berdiskusi dengan sebagian murid pasca kejadian ledakan yang terjadi pada Jumat (7/11) siang yang menyebabkan puluhan orang luka.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Kunjungi Lokasi Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Menteri PPPA Pastikan Hari Senin Siswa Tetap Sekolah
Kunjungi Lokasi Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Menteri PPPA Pastikan Hari Senin Siswa Tetap Sekolah (Merdeka.com)

Menteri Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyambangi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 72 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara.

Kedatangannya ini untuk berdiskusi dengan sebagian murid pasca kejadian ledakan yang terjadi pada Jumat (7/11) siang kemarin yang menyebabkan puluhan orang luka-luka.

"Ya, kita tadi berdiskusi dengan beberapa teman-teman untuk mempersiapkan hari Senin besok sekolah. Apa yang bisa kita lakukan bersama, karena yang perlu mendapatkan perlindungan dan pemulihan," kata Arifah kepada wartawan di SMAN 72 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, Sabtu (8/11).

"Bukan hanya yang sekarang ada di rumah sakit, tetapi anak-anak yang ada di sekolah ini juga butuh pemulihan. Jadi ini tadi kita sedang diskusikan apa yang baiknya kita lakukan baik terhadap guru, terhadap siswa, dan juga terhadap keluarga," sambungnya.

Akan Ada Pertemuan Pasca Kejadian Ledakan SMAN 72

Sebelum menggelar kegiatan belajar mengajar, nantinya akan lebih dulu digelar pertemuan pada Minggu (9/11) besok. Hal ini untuk menentukan langkah-langkah melakukan pemulihan terhadap beberapa orang.

"Karena sekolah tidak boleh berhenti tetapi sistemnya seperti apa, metodenya bagaimana ini sedang akan kita bicarakan. Iya, masih trauma (anak-anak). Saya aja mungkin kemarin posisi saya di Aceh begitu mendengar ya mengganggu sekali gitu ya," ucapnya.

"Membayangkan kok bisa terus ini anak-anak gitu ya membayangkan kalau itu terjadi pada anak kita itu yang membuat kita apa yang bisa kita lakukan," tambahnya.

Berikan Pendampingan Terhadap Pelaku Peledakan di SMAN 72

Dalam kesempatan itu, ia memastikan, jika pihaknya juga akan memberikan perlindungan terhadap terduga pelaku. Mengingat, masih berstatus sebagai pelajar dan masih dibawah umur.

"Oh iya pasti, pasti kita lakukan pendampingan baik untuk terduga pelaku gitu ya maupun buat anak-anak. Kita akan bagi tugas dengan berbagai pihak yang tadi kita ajak di sisi bersama," tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan assessment terhadap terduga pelaku. Kendati demikian, ia lebih dulu memastikan kondisi yang mengalami luka dan lainnya.

"Oh iya, kalau itu (assessment) pasti. Sekarang kan yang penting anak-anak itu pemulihan sehat dulu. Kita enggak bisa paksakan dalam kondisi seperti itu menanya dan macam-macam. Biarkan sehat dulu. Kemudian pasti ada tahapan-tahapannya yang harus dilakukan," pungkasnya.

Rekomendasi