Kuasa Hukum Bantah Mayjen (Purn) Soenarko Selundupkan Senjata Api

Jumat, 31 Mei 2019 19:25 Reporter : Sania Mashabi
Kuasa Hukum Bantah Mayjen (Purn) Soenarko Selundupkan Senjata Api Tim kuasa hukum Soenarko. ©2019 Merdeka.com/Sania Mashabi

Merdeka.com - Tim kuasa hukum Mayjen (Purn) Soenarko, Ferry Firman Nurwahyu menegaskan kliennya tidak pernah menyelundupkan senjata api. Termasuk tindakan merakit senjata M16 A1 maupun M4 Carbine.

"Bahwa tuduhan yang diarahkan kepada Mayjen (Purn) Soenarko yang diberitakan secara luas di media massa merupakan pernyataan yang tidak benar dan menyesatkan serta telah menimbulkan keresahan di masyarakat," kata Ferry di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Jumat (31/5).

Dia melanjutkan, Soenarko juga tidak pernah menerima ataupun mencoba memperoleh senjata tersebut. Apalagi mengangkut lalu menyembunyikan senjata.

"Soenarko tidak pernah mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu senjata api, amunisi atau sesuatu bahan peledak. Apalagi senjata M16 A1 maupun M4 Carbine," ungkapnya.

Ferry menepis jika kliennya dikaitkan dengan rencana aksi 21-22 Mei sebagaimana dituduhkan dalam Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP).

"Mayjen TNI (Purn) Soenarko dengan kapasitas yang melekat padanya dengan riwayat militer selama 33 tahun berkarir tidak pernah melanggar hukum maupun tidak pernah dihukum," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto menyebut penangkapan yang dilakukan terhadap mantan Mayjen Purnawirawan Soenarko disebabkan dua hal. Pertama dugaan menyelundupkan senjata api dari Aceh serta dugaan melakukan provokasi serta mengadu domba prajurit TNI. Kasus dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan Soenarko tersebut kini tengah didalami pihak kepolisian. Saat ini Soenarko ditahan di Rutan Polisi Militer Guntur dan telah ditetapkan sebagai tersangka. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini