Kronologi Para Pekerja Proyek Dikabarkan Dibunuh KKB di Nduga Papua

Senin, 3 Desember 2018 21:23 Reporter : Ya'cob Billiocta
Kronologi Para Pekerja Proyek Dikabarkan Dibunuh KKB di Nduga Papua Ilustrasi

Merdeka.com - Sejumlah pekerja PT Istaka Karta proyek pembangunan jembatan Habema-Mugi dikabarkan dibunuh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, saat ini personel gabungan TNI Polri telah diterjunkan untuk mengecek informasi tersebut.

"Siap melakukan evakuasi terhadap para korban dan menangkap para pelaku," kata Kamal dalam keterangan tertulis, Senin (3/12).

Kabar ini bermula pada hari Senin (3/12) sekitar Pukul 15.30 WIT, informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi pembunuhan terhadap para pekerja proyek Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Minggu (2/12).

Sebelumnya pada hari Sabtu (1/12) sekitar pukul 20.30 WIT, Project Manager PT Istika Karya paket pembangunan jembatan Habema-Mugi, Cahyo mendapat telepon dari nomor Koordinator lapangan PT Istika Karya Jhoni. Namun Cahyo tidak paham dengan maksud pembicaraan orang yang menelepon tersebut.

Jhoni diketahui saat ini sedang melaksanakan pembangunan jembatan di Kali Aurak, Kali Umtlat, Kali Yigi, Kali Nigidirik Distrik Yigi Kabupaten Nduga.

Sementara itu informasi dari Pos Satgaspamrahwan 755/Yalet di Napua-Wamena, bahwa Tanggal 30 November 2018 pukul 04.00 WIT, satu mobil Strada dengan supir berinisial MS membawa lima pegawai PT Istaka Karya dan BBM solar menuju Camp Istaka Karya di Distrik Yigi, dan tiba kembali di Wamena pada pukul 18.30 WIT.

Selanjutnya Sabtu (1/12) pukul 02.00 WIT, 2 mobil masing-masing membawa 15 pekerja proyek menuju ke Camp Distrik Yigi.

Minggu (2/12) pukul 20.00 WIT, 1 mobil Strada kembali ke Wamena kemudian Senin (3/12) 1 mobil Strada kembali dari Wamena ke Distrik Mbua Kabupaten Nduga.

"Dari informasi bahwa 1 mobil Strada yang membawa 15 orang pekerja proyek dari PT Istaka Karya sampai saat ini belum kembali ke Wamena," tuturnya.

Mendapat informasi tersebut, Senin (3/12), personel gabungan Polri dan TNI yang dipimpin Kabag Ops Polres Jayawijaya AKP RL Tahapary bergerak dari Wamena menuju Distrik Yigi. Saat tiba di kilometer 46, tim bertemu dengan salah 1 mobil dari arah Distrik Bua dan menyampaikan untuk tim segera balik, karena jalan diblokir KKB.

Hingga kini tim gabungan masih mendalami kabar pembunuhan para pekerja tersebut. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini