KRI Teluk Banten-516 Sandar di Dermaga Belawan, Kirim Pasukan dan Bantu Korban Bencana Sumatra

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi TNI lintas matra serta komitmen TNI AL dalam mendukung kelancaran operasi, distribusi logistik, dan misi kemanusiaan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
KRI Teluk Banten-516 Sandar di Dermaga Belawan, Kirim Pasukan dan Bantu Korban Bencana Sumatra
KRI Teluk Banten-516 Sandar di Dermaga Belawan, Kirim Pasukan dan Bantu Korban Bencana Sumatra (Merdeka.com)

Sebagai bagian dari dukungan operasi dan bantuan kemanusiaan, TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui KRI Teluk Banten (TBT)-516 melaksanakan debarkasi personel serta pendistribusian bahan kontak di Dermaga 004 Bandar Deli, Belawan, pada Senin (29/12) dan Selasa (30/12).

Dalam kegiatan tersebut, KRI TBT-516 melaksanakan debarkasi 93 personel Yonzipur 10/JP Pasuruan. Selain itu, KRI TBT-516 juga menurunkan berbagai bahan kontak/logistik yang diperuntukkan bagi satuan penerima di wilayah kerja Koarmada I.

TNI AL Bantu Korban Bencana Sumatra
TNI AL Bantu Korban Bencana Sumatra Dokumen TNI AL

Adapun bahan kontak yang disalurkan, meliputi mi instan, pakaian, air mineral, susu, makanan ringan, sarden, beras, pakaian dewasa dan anak, pampers, sarung, selimut, kerudung, perlengkapan kebersihan, kebutuhan khusus perempuan dan anak, serta perlengkapan kebutuhan dasar lainnya. Seluruh bantuan tersebut diterima Posko Kodaeral I, yang diwakili oleh Mayor Laut (P) Lutfi, selaku Pjs. Pasops Satrol Kodaeral I.

TNI AL Bantu Korban Bencana Sumatra
TNI AL Bantu Korban Bencana Sumatra Dokumen TNI AL

Komandan KRI TBT-516 Letkol Laut (P) Dodit YK, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi TNI lintas matra serta komitmen TNI AL dalam mendukung kelancaran operasi, distribusi logistik, dan misi kemanusiaan di wilayah pesisir dan pelabuhan strategis.

Pelaksanaan kegiatan ini mencerminkan kesiapsiagaan unsur KRI dalam mendukung tugas-tugas TNI dan membantu pemenuhan kebutuhan masyarakat maupun satuan di daerah operasi selaras dengan perintah Presiden Prabowo Subianto dan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali.

Rekomendasi