KPK Sebut Penyelundupan Harley Davidson di Pesawat Garuda Modus Umum

Minggu, 8 Desember 2019 20:01 Reporter : Wilfridus Setu Embu
KPK Sebut Penyelundupan Harley Davidson di Pesawat Garuda Modus Umum Garuda Indonesia. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengatakan, penyelundupan komponen motor Harley Davidson dan sepeda Brompton di PT Garuda Indonesia merupakan modus umum yang kerap dilakukan. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari pajak.

"Saya kira itu sudah menjadi cerita yang sangat umum. Saya kan sudah beberapa kali ke bandara," kata dia di Jakarta, Minggu (8/12).

Tak hanya itu, masih ada modus lain yang kerap digunakan. Salah satu cara yang diendus KPK yakni dengan menurunkan harga barang sehingga pajak yang harus dibayar pun berkurang.

"Jadi, bagaimana orang memasukkan barang dan menghindar dari pajak. Itu kan modus banyak dan umum. Apakah itu menurunkan harga, tidak cocok barang dengan isiannya. Itu kan modus umum," jelas Saut.

1 dari 1 halaman

KPK Sudah Cek Gerbang Impor

KPK, lanjut dia, telah menjalankan berbagai langkah, di antaranya dengan masuk hingga ke gerbang barang-barang impor. Tidak hanya di bandara, melainkan juga di pelabuhan semisal Tanjung Priok.

"Sejak awal saya di KPK sudah mencoba masuk di Priok langsung. Membuka kontainer, pergi ke bandara, melihat sendiri mereka melakukan bahwa ada barang yang tidak cocok dengan yang disebutkan. Itu modus itu seharusnya dihentikan," tegas dia.

"Apakah itu ada main dengan orang-orang yang bertanggung jawab di sana. Ya kembali lagi pemeriksaan itu dilakukan, sama yang di contohnya yang disebut kunci Inggris nggak tahunya di dalam bukan kunci inggris, kendaraan. Ini modus yang segera kita hentikan, KPK ke depan bisa supervisi," tandasnya. [ray]

Baca juga:
Viral Video Dirut Garuda Indonesia Tak Akan Mundur Jika Tidak Diganti
Kemenhub Pastikan Operasional Garuda Indonesia Tidak Terganggu Meski Bosnya Dipecat
Saran Menhub Budi Sebelum Erick Thohir Pilih Dirut Garuda Indonesia
Viral Sri Mulyani Naik Sepeda Brompton Seharga Rp50 Juta, Ini Penjelasan Kemenkeu
Soal Penyelundupan Harley Davidson, Garuda Indonesia Dituntut Denda Puluhan Juta
Seluruh Direksi Dicopot, Komisaris Garuda Indonesia Yakinkan Operasional Tetap Normal

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini