KPK sebut ada pengembalian uang dari Partai Golkar terkait kasus PLTU Riau-1

Jumat, 7 September 2018 13:24 Reporter : Merdeka
KPK sebut ada pengembalian uang dari Partai Golkar terkait kasus PLTU Riau-1 Pembukaan Rakernas Golkar. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut ada pengembalian uang dari Partai Golkar terkait kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1. Kasus ini menyeret nama mantan Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham.

"Iya (ada pengembalian uang dari Partai Golkar). Terkait kasus PLTU Riau-1," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (7/9).

Febri mengatakan uang tersebut dikembalikan lantaran diduga terkait dengan kegiatan partai. Kendati begitu, dia enggan menyebutkan berapa jumlah uang yang dikembalikan oleh partai pimpinan Airlangga Hartarto itu.

"Diduga terkait kegiatan partai. Sedang terus kami dalami," sambungnya.

Kasus dugaan suap ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT). KPK baru menetapkan tiga orang tersangka, yakni Eni Maulani Saragih, pemilik Blackgold Natural Insurance Limited Johanes Budisutrino Kotjo, dan mantan Sekjen Golkar Idrus Marham.

Idrus diduga secara bersama-sama dengan Eni menerima hadiah atau janji dari Johanes terkait kasus ini. Idrus disebut berperan sebagai pihak yang membantu meloloskan Blackgold untuk menggarap proyek PLTU Riau-1.

Mantan Menteri Sosial itu dijanjikan uang USD 1,5 juta oleh Johanes jika Johanes berhasil menggarap proyek senilai USD 900 juta itu.

Eni sudah ‎mengakui sebagian uang yang dirinya terima sebesar Rp 2 miliar dari Kotjo digunakan untuk keperluan Munaslub Golkar. Namun, Eni tidak menyebut secara pasti jumlah uang suap yang masuk ke kegiatan partainya. Eni juga mengaku hanya menjalankan tugas partai untuk mengawal proyek PLTU Riau-1.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com [dan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini