KPK: Penangkapan Bupati Nganjuk Diduga Terkait Jual Beli Jabatan

Senin, 10 Mei 2021 05:35 Reporter : Merdeka
KPK: Penangkapan Bupati Nganjuk Diduga Terkait Jual Beli Jabatan KPK. ©2017 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyebut penangkapan Bupati NRH berkaitan dengan suap jual beli jabatan di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Nganjuk, Jawa Timur. Penangkapan dilakukan tim penyidik KPK pada Minggu (9/5) sore.

"Diduga TPK (tindak pidana korupsi) dalam lelang jabatan," ujar Ghufron saat dikonfirmasi, Senin (10/5).

Ghufron belum bersedia membeberkan kontruksi kasus yang membuat NRH diamankan tim penindakan KPK. Menurut Ghufron, tim penyidik masih bekerja mengusut perkara tersebut.

"Detilnya kita sedang memeriksa, bersabar dulu nanti kita ekspose," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Nganjuk, Jawa Timur, berinisial NRH. Informasi dihimpun Liputan6.com, penangkapan dilakukan tim penindakan KPK terhadap NRH terjadi pada Minggu (9/5) sore.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan operasi penangkapan tersebut. Namun Ghufron belum bersedia menjelaskan lebih jauh soal penangkapan yang dilakukan pihaknya kali ini.

"Siapa saja dan berapa uang yang diamankan kita sedang melakukan pemeriksaan," kata Ghufron saat dikonfirmasi Senin (10/5).

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum NRH dan pihak yang tertangkap tangan lainnya.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini