KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Ahmad Heryawan Terkait Kasus Meikarta

Senin, 26 Agustus 2019 18:01 Reporter : Merdeka
KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Ahmad Heryawan Terkait Kasus Meikarta Aher diperiksa KPK. ©2019 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau yang kerap disapa Aher tak memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Aher mangkir saat akan dimintai keterangan seputar kasus suap perizinan pembangunan Meikarta.

"Saksi (Aher) sudah menghubungi KPK terkait ketidakhadirannya," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (26/8).

Febri belum membeberkan alasan Aher tak memenuhi panggilan penyidik. Namun pemeriksaan Aher akan dijadwalkan pada Selasa, 27 Agustus 2019, besok.

"Pemeriksaan dijadwalkan ulang besok," kata Febri.

Sejatinya, Aher akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Sekda nonaktif Jawa Barat Iwa Karniwa. Iwa Karniwa ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait dengan Pembahasan Substansi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi Tahun 2017.

Iwa Karniwa diduga menerima Rp 900 juta terkait pengesahan RDTR terkait pengajuan izin peruntukan penggunaan tanah (IPPT) yang diajukan untuk pembangunan proyek Meikarta.

Iwa menerima uang tersebut dari pihak PT Lippo Cikarang melalui Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi saat itu, Neneng Rahmi Nurlaili.

Iwa diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Selain Iwa, KPK juga menetapkan pihak swasta yaitu Bortholomeus Toto yang tercatat sebagai mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang.

Reporter: Fachrur Rozie [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini