Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KPK dalami komunikasi suami Inneke dengan eks Kalapas Sukamiskin

KPK dalami komunikasi suami Inneke dengan eks Kalapas Sukamiskin Fahmi Darmawansyah dan Andi Rahmat. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami komunikasi antara terpidana kasus suap pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla) Fahmi Darmawansyah, dengan mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen.

Komunikasi yang dilakukan suami aktris Inneke Koesherawati berkaitan dengan suap perizinan dan fasilitas mewah di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

"Penyidik mengklarifikasi komunikasi kedua tersangka dalam kasus ini," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (18/9).

Sebelumnya, KPK mengungkap adanya suap peizinan dan fasilitas mewah di Lapas Sukamiskin dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wahid Husen.

Dalam operasi senyap itu KPK menemukan ada sel mewah yang memiliki pendingin udara, pemanas air, kulkas hingga toilet duduk. Sel tersebut diketahui dihuni Fahmi Darmawansyah.

Wahid dan Fahmi pun dijadikan tersangka dalam kasus ini bersama dua orang lainnya, yakni Andri yang merupakan tahanan pendamping Fahmi serta Hendry Saputra selaku orang kepercayaan Wahid.

Wahid diduga menerima suap berupa uang Rp 279.920.000 dan USD 1.400 serta dua mobil Mitsubishi Pajero dan Mitsubishi Triton Exceed, yang kini sudah diamankan pihak KPK. Wahid pun sudah mengakui penerimaan suap tersebut.

Reporter:Fachrur Rozie

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP