KPK: Bupati Jepara Berikan Dana ke Hakim Terkait Putusan Praperadilan

Selasa, 4 Desember 2018 17:35 Reporter : Merdeka
KPK: Bupati Jepara Berikan Dana ke Hakim Terkait Putusan Praperadilan Peresmian Gedung Anti Corruption Learning Center KPK. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruang kerja Bupati Jepara Ahmad Marzuqi. Selain menggeledah, tim Satgas lembaga antirasuah juga turut memeriksa Ahmad Marzuqi di kantor Bupati Jepara.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, penggeledahan berkaitan dengan kasus dugaan suap putusan praperadilan kasus dugaan korupsi bantuan politik (banpol) Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

"Diduga Bupati Jepara memberikan dana kepada Hakim terkait putusan atas praperadilan di PN Semarang tahun 2017," ujar Agus, Selasa (4/12).

Namun sayang Agus tak menjawab saat ditanya status Ahmad Marzuqi di lembaga yang dia pimpin. Sejatinya, saat KPK melakukan penggeledahan, terlebih dahulu lembaga antirasuah menerbitkan surat perintah dimulainya penyidikan (sprindik), artinya sudah ada tersangka dalam kasus ini.

Diketahui, Ahmad Marzuqi sempat lepas dari jeratan status tersangka kasus dugaan korupsi bantuan keuangan untuk PPP Tahun 2011-2012 oleh Kejati Jateng. Kejati Jateng menetapkan Ahmad Marzuqi sebagai tersangka pada 16 Juni 2016.

Namun Pengadilan Negeri Semarang membatalkan status hukumnya lewat praperadilan. Kemudian pada 26 Juli 2017 Kejati Jateng kembali menetapkan Ahmad Marzuqi sebagai tersangka.

Mendapati dirinya kembali menjadi tersangka, Ahmad Marzuqi melawan. Ia kembali mengajukan gugatan praperadilan dan pada tanggal 13 November 2017 hakim PN Semarang memutuskan surat penetapan tersangka tersebut dibatalkan.

Dikabarkan, setelah putusan ini MA juga melakukan penyelidikan atas putusan praperadilan tersebut. Badan Pengawas MA mendatangi PN Semarang untuk memeriksa Hakim Lasito yang memberi putusan dalam praperadilan yang diajukan Marzuqi.

Reporter: Fachrur Rozie

Sumber: Liputan6.com [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini