Korban Gempa Banten Bertambah, Enam Orang Meninggal
Merdeka.com - Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan, korban tewas akibat gempa Banten bertambah menjadi enam orang. Jumlah korban tersebar di sejumlah wilayah kurang lebih 136 kepala keluarga.
"Jumlah total (korban) meninggal dunia 6 orang, luka-luka 3 orang," kata Pelaksana harian (Plh) Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulis, Minggu (4/8).
Dia menyatakan, di Kabupaten Pandeglang terdapat satu orang meninggal dunia dan dua orang luka-luka. Kabupaten Lebak terdapat tiga orang meninggal dunia dan Kabupaten Sukabumi dua orang meninggal dunia serta satu orang luka-luka.
"Provinsi Lampung pengungsi satu orang, sudah kembali ke rumah," ucap dia.
Sebelumnya, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengungkapkan gempa Banten bermagnitudo 7,4 yang dimutakhirkan menjadi 6,9, belum merupakan puncak dari potensi gempa di wilayah tersebut.
Pusat gempa di bagian selatan Selat Sunda itu merupakan kawasan yang ditandai sebagai zona sepi gempa besar, sementara itu merupakan kawasan dengan subduksi aktif.
Daryono mengatakan ketidakadaan gempa selama ini dianggap sebagai proses akumulasi dari medan tegakan kerak bumi yang sedang berlangsung
Di daerah Selat Sunda, catatan kami tidak ada gempa di atas magnitudo 7,0," katanya.
Reporter: Ika DefiantiSumber: Liputan6.com
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya