Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Korban banjir di pesisir Bekasi butuh air bersih dan selimut

Korban banjir di pesisir Bekasi butuh air bersih dan selimut Banjir pesisir Bekasi. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Sudah sepekan, banjir di pesisir Kabupaten Bekasi, Jawa Barat belum juga surut. Ketinggian genangan akibat luapan Kali CBL (Cikarang Bekasi Laut) di wilayah tersebut hingga saat ini masih sekitar 30 cm atau sebetis orang dewasa.

Relawan BPBD Kabupaten Bekasi, Budi Jalu mengatakan, dua wilayah yang masih tergenang ialah Desa Muara Bakti dan Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

"Kali CBL meluap, sedangkan kondisi laut sedang pasang, sehingga air sulit surut," kata Budi saat dihubungi, Jumat (24/2).

Budi menjelaskan, sedikitnya ada 600 keluarga menjadi korban banjir. 250 Keluarga berada di Desa Hurip Jaya, sedangkan 360 keluarga berada di Desa Muara Bakti. Kini kondisi korban banjir cukup memprihatinkan.

"Logistik untuk membantu korban banjir mulai menipis, sedangkan kami tidak tahu kapan genangan ini surut," ungkapnya.

Menurut dia, warga di sana membutuhkan air bersih, popok bayi, dan selimut. Karena itu, pihaknya mengharapkan ada bantuan dari sejumlah pihak.

"Mudah-mudahan tidak ada air kiriman, serta intensitas hujan menurun," harapnya.

Selain di dua daerah tersebut, kata Budi, masih ada daerah lain yang masih tergenang. Seperti di sejumlah wilayah di Kecamatan Kedungwaringin, dan Kecamatan Muaragembong.

"Di sana akibat luapan Kali Citarum yang debitnya meningkat, sulit surut karena bersamaan dengan air laut pasang," tandasnya.

(mdk/msh)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP