KONI Ajak Pelaku Olahraga Dukung Penuh Produk Olahraga Dalam Negeri, Dorong Kemandirian Industri Nasional

Sekjen KONI Lukman Djajadikusuma mengimbau seluruh pelaku olahraga, mulai dari atlet hingga pengurus, untuk mengutamakan penggunaan Produk Olahraga Dalam Negeri demi kemandirian industri nasional.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
KONI Ajak Pelaku Olahraga Dukung Penuh Produk Olahraga Dalam Negeri, Dorong Kemandirian Industri Nasional
Sekjen KONI Lukman Djajadikusuma mengimbau seluruh pelaku olahraga, mulai dari atlet hingga pengurus, untuk mengutamakan penggunaan Produk Olahraga Dalam Negeri demi kemandirian industri nasional. (AntaraNews)

Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Lukman Djajadikusuma, baru-baru ini menyerukan kepada seluruh pelaku olahraga di Tanah Air untuk mengutamakan penggunaan produk dalam negeri. Imbauan ini disampaikan dalam rangka mendukung kemajuan industri olahraga nasional secara berkelanjutan.

Lukman menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen terhadap kemandirian bangsa di sektor olahraga. Ia berharap para pengurus cabang, atlet, dan pelatih dapat menjadi teladan bagi masyarakat luas dalam memilih produk lokal.

Seruan ini disampaikan Lukman saat pembukaan Indonesia Sport Facility Expo (Isfex) 2025 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, pada hari Kamis. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem industri olahraga lokal.

Pentingnya Dukungan Terhadap Industri Olahraga Nasional

KONI senantiasa mendorong pelaku olahraga di Tanah Air untuk mulai menggunakan peralatan olahraga buatan dalam negeri. Ini adalah langkah konkret mendukung tumbuhnya industri olahraga nasional yang mandiri dan berdaya saing.

Lukman Djajadikusuma menekankan bahwa para pemangku kepentingan perlu menjadi contoh nyata. "Sebab, bagaimana mau memasarkan produk ke masyarakat sendiri maupun pihak lain (orang luar negeri), kalau pelaku olahraga dalam negeri tidak pakai," kata Lukman.

Dukungan konsisten terhadap produk olahraga dalam negeri sangat penting dilakukan. Hal ini agar industri lokal bisa bersaing dengan produk impor yang membanjiri pasar.

Selain memperkuat kemandirian nasional di sektor olahraga, penggunaan produk buatan Indonesia juga akan membantu memperluas pasar. Ini juga mendorong inovasi dari produsen lokal untuk terus berkembang dan menciptakan produk berkualitas.

Tren Peningkatan Penggunaan Produk Lokal di Berbagai Cabang Olahraga

Meskipun belum ada data detail, Lukman Djajadikusuma mencatat adanya tren peningkatan penggunaan produk dalam negeri. Sejumlah cabang olahraga kini sudah menunjukkan komitmen tersebut dalam kegiatan mereka.

Komitmen ini terlihat dalam kegiatan resmi di tingkat daerah maupun nasional. Hal ini menunjukkan kesadaran yang semakin tinggi di kalangan komunitas olahraga akan pentingnya produk lokal.

"Kalau sepak bola saya yakin sudah hampir semua pakai produk dalam negeri untuk tingkat daerah maupun pusat, begitu juga bola tenis, bola padel, kemudian shuttlecock itu sudah banyak yang menggunakan," ujar Lukman. Kutipan ini menyoroti beberapa contoh sukses.

Peningkatan ini menjadi sinyal positif bagi produsen lokal untuk terus berinovasi. Diharapkan lebih banyak lagi cabang olahraga yang mengikuti jejak ini untuk memperkuat ekosistem industri.

Isfex 2025: Wadah Kolaborasi dan Promosi Produk Olahraga

Sekjen KONI berharap ajang seperti Indonesia Sport Facility Expo (Isfex) 2025 dapat menjadi wadah kolaborasi yang efektif. Ini adalah kesempatan bagi pemerintah, pelaku industri, dan komunitas olahraga untuk bersinergi.

Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem industri olahraga nasional secara menyeluruh dan berkelanjutan. Isfex menjadi platform strategis untuk mencapai tujuan tersebut.

Pameran Isfex 2025 yang resmi dibuka pada Kamis sore menampilkan lebih dari 100 merek (brand) lokal dan internasional. Ini menunjukkan keberagaman produk yang tersedia bagi konsumen.

Pameran tersebut berlangsung hingga Minggu (9/11) dan memamerkan berbagai produk peralatan olahraga, fasilitas kebugaran, serta teknologi pendukung industri olahraga. Ini adalah kesempatan emas bagi produsen dan konsumen untuk berinteraksi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi