KM Sirimau Bawa 784 Penumpang Tujuan Makassar Kandas di Perairan Ile Ape Lembata

Selasa, 17 Mei 2022 20:10 Reporter : Ananias Petrus
KM Sirimau Bawa 784 Penumpang Tujuan Makassar Kandas di Perairan Ile Ape Lembata KM Sirimau oleng saat bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok beberapa waktu lalu. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Kapal Motor (KM) Sirimau milik PT Pelni kandas di perairan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Selasa (17/5). Kapal tujuan Makassar itu tertahan di atas karang menunggu air pasang menjelang tengah malam nanti.

"Ia kapal itu kandas di perairan Ile Ape, Tanjung, di sekitar Desa Pailolon," ujar Kepala Syahbandar Lewoleba Abdul Syukur Muklis kepada wartawan, Selasa (17/5) malam.

Abdul menerima kabar itu langsung dari awak kapal Sirimau. Dia juga mengakui sudah mendapat laporan dari PT Pelni Cabang Lewoleba, sesaat setelah kejadian itu. "Benar kita sudah terima koordinasi dari pihak Pelni," ujarnya.

Kandasnya KM Sirimau ini diduga disebabkan surutnya air laut di sekitar perairan Palilolon, yang menjadi jalur lalu lintas semua kapal Pelni. "Karena air laut surut jauh makanya kandas," ungkap Abdul.

2 dari 3 halaman

Kandas saat Menuju Sikka

Ia menginformasikan, KM Sirimau sebelumnya sandar di Pelabuhan Laut Lewoleba pada pukul 13.00 Wita hari ini. Setelah selesai melakukan bongkar muat barang dan penumpang di Pelabuhan Embarkasi Lewoleba, kapal yang membawa 784 penumpang itu berlayar menuju Pelabuhan Laut Maumere di Sikka, sebelum ke Makassar.

Namun karena rutenya harus melalui jalur di wilayah Tanjung-Palilolon, kapal ini pun harus menabrak karang dan kandas.

"Itu daerah dangkal, apalagi saat musim air laut surut seperti sekarang. Sekitar pukul 14.31 Wita dikabarkan kandas," sambungnya.

3 dari 3 halaman

Kerusakan Belum Diketahui

Kepala Syahbandar Lewoleba sudah memerintahkan KM Ganda Nusantara, kapal milik Pemda Lembata untuk menuntun gerak KM Sirimau. Saat ini kapten kapal dan para awak kapal masih menunggu sampai air laut pasang agar kapal bisa keluar dari perairan itu. "Pukul 22.00 Wita air pasang baru bisa olah gerak," tuturnya.

Pihak Syahbandar juga belum bisa memastikan apakah ada kerusakan akibat karamnya KM Sirimau, termasuk keselamatan para penumpang.

"Setelah dari Lewoleba ke Maumere baru ke Makassar, dengan jumlah ABK sebanyak 55 orang," tutup Abdul.

[yan]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini