Kisah Empati: Kemenag Kalsel dan Ojol Gelar Shalat Gaib untuk Affan Kurniawan, Korban Aksi Jakarta

Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan bersama komunitas ojek online (ojol) menggelar shalat gaib untuk Affan Kurniawan, korban aksi di Jakarta. Simak pesan damai dari Kemenag Kalsel.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kisah Empati: Kemenag Kalsel dan Ojol Gelar Shalat Gaib untuk Affan Kurniawan, Korban Aksi Jakarta
Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan bersama komunitas ojek online (ojol) menggelar shalat gaib untuk Affan Kurniawan, korban aksi di Jakarta. Simak pesan damai dari Kemenag Kalsel. (Merdeka.com)

Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan bersama komunitas ojek online (ojol) baru-baru ini menggelar shalat gaib dan tahlilan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk duka cita mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojol yang menjadi korban dalam unjuk rasa di Jakarta.

Acara yang dipusatkan di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin ini dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Muhammad Tambrin. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan solidaritas dan empati yang kuat terhadap peristiwa tragis yang menimpa almarhum.

Muhammad Tambrin menyampaikan belasungkawa seraya mendoakan agar almarhum Affan Kurniawan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Keluarga yang ditinggalkan juga diharapkan diberikan keikhlasan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

Bentuk Empati dan Duka Cita Mendalam

Pelaksanaan shalat gaib ini merupakan wujud nyata dari rasa empati dan kasih sayang yang mendalam terhadap almarhum Affan Kurniawan. Muhammad Tambrin menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk penghormatan kepada seorang anak bangsa yang gugur saat menyampaikan aspirasinya.

Inisiatif ini tidak hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga menjadi renungan bersama bagi seluruh elemen masyarakat. Tujuannya adalah untuk senantiasa menjaga kedamaian dan harmoni sosial di tengah berbagai dinamika yang terjadi.

Kemenag Kalsel dan ojol menunjukkan bahwa kepedulian sosial dan spiritual dapat bersatu dalam menghadapi musibah. Solidaritas ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas untuk saling mendukung dan menguatkan satu sama lain.

Imbauan Menjaga Kedamaian dan Hindari Anarkisme

Selain memimpin shalat gaib, Muhammad Tambrin yang juga Ketua Wilayah Pengurus Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalsel, menyampaikan imbauan penting. Ia mengajak semua pihak untuk menahan diri dan melakukan tabayun atau klarifikasi dalam memahami setiap informasi yang diterima.

Pesan utama yang ditekankan adalah agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh segala bentuk tindakan yang mengarah kepada anarkisme. Tindakan anarkis hanya akan merugikan semua pihak dan mengganggu stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat.

Tambrin juga mengingatkan bahwa menyampaikan aspirasi adalah hak setiap warga negara, namun harus dilakukan secara tertib, aman, dan damai. Hal ini penting untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di daerah tetap kondusif.

Ia berharap para pendemo dapat menghindari tindakan anarkis karena hal tersebut justru akan merugikan mereka sendiri dan masyarakat luas.

Peran Tokoh Agama dalam Persatuan Bangsa

Muhammad Tambrin turut mengajak para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk berperan aktif dalam menyampaikan pesan yang menyejukkan dan menjernihkan. Peran mereka sangat krusial dalam menjaga ketertiban sosial dan persatuan bangsa.

Ia berharap semua pihak dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari peristiwa yang terjadi beberapa hari lalu. Peristiwa ini harus menjadi momentum untuk terus melakukan perbaikan di masa mendatang demi kebaikan bersama.

Kepada para penyuluh agama, penceramah, kyai, dan ustadz, Tambrin berpesan agar senantiasa menyampaikan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa dalam setiap kegiatan keagamaan. Mereka adalah pembina umat yang memiliki pengaruh besar.

Sebagai pembina umat, tokoh agama, tokoh masyarakat, cendekiawan, dan akademisi diharapkan dapat mengambil peran strategis. Mereka bisa membantu menjernihkan dan menenangkan suasana, serta membimbing masyarakat menuju arah yang lebih baik.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi