Ketika Bambang Widjojanto rela mati demi lawan kriminalisasi Polri

Rabu, 4 Februari 2015 08:24 Reporter : Agib Tanjung
Ketika Bambang Widjojanto rela mati demi lawan kriminalisasi Polri Bambang Widjojanto diperiksa Bareskrim. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto kemarin Selasa (3/2) dipanggil penyidik badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri untuk diperiksa. Beberapa waktu lalu Bambang memang sudah ditangkap oleh polisi dan langsung ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan mengarahkan saksi memberikan keterangan palsu dalam sidang sengketa pemilihan kepala daerah Kabupaten Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi pada 2010 silam.

Pemeriksaan Bambang yang sudah kedua kalinya ini juga masih serangkaian dari konflik Polri vs KPK. Setelah sebelumnya calon kapolri Komjen Budi Gunawan ditetapkan tersangka oleh KPK soal dugaan rekening gendut, sampai pimpinan KPK lainnya juga dibalas dengan buka-bukaan kasus yang berbeda.

Usai Bambang ditangkap kemarin, KPK sudah menduga hal tersebut adalah suatu bentuk kriminalisasi KPK dari Polri. Lembaga antirasuah itu pun tak gentar. Sang ketua Abraham Samad dan pimpinan KPK lainnya menegaskan tak akan bernyali kendor menghadapi serangan Korps Bhayangkara.

Sebelum berangkat ke Bareskrim kemarin, Bambang sudah ditunggu para pendukung setia KPK. Dari ormas sampai karyawan KPK mengantarkan Bambang sampai ke mobil sebelum berangkat menuju Mabes Polri.

Pada momen itu, Bambang sempat melakukan orasi singkat di depan Gedung KPK. Bahkan Bambang sesumbar sama sekali tak gentar jika usai diperiksa polisi dia harus kehilangan nyawanya.

Berikut pernyataan-pernyataan haru Bambang Widjojanto sebelum berangkat ke Mabes Polri, seperti dirangkum merdeka.com, Rabu (4/2) pagi:

2 dari 4 halaman

Pergi untuk kembali

kembali rev1Bambang Widjojanto dan Zulkifli Hasan. ©2014 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Sebelum berangkat mendatangi Bareskrim Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan, Bambang menyempatkan untuk berpidato singkat di depan para pendukung KPK. Bambang mengaku sama sekali tak takut dengan apapun yang bakal terjadi nantinya.

"Saya pergi untuk kembali, jadi jangan dibikin serius banget," kata Bambang dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (3/2).

Pernyataan Bambang itu memancing tawa dari seluruh pegawai KPK yang hadir dan ikut mengiringi keberangkatannya. Selama Bambang memberikan pernyataan, para pegawai KPK terlihat serius mendengarkan. Beberapa dari mereka bahkan menangis.

Selepas Bambang berangkat, para pegawai itu sempat bercengkrama bersama sembari merokok di pelataran Gedung KPK. Beberapa di antaranya bahkan membuka obrolan dengan para pewarta.

3 dari 4 halaman

Mau beri contoh Komjen Budi Gunawan

contoh komjen budi gunawan rev1Bambang Widjojanto usai dilepas Bareskrim Polri. ©AFP PHOTO

Wakil KPK Bambang Widjojanto, kemarin memenuhi janjinya buat menghadiri pemeriksaan di Badan Reserse Kriminal Polri, sebagai tersangka kasus dugaan mengarahkan saksi memberikan keterangan palsu dalam sidang sengketa pemilihan kepala daerah Kabupaten Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi pada 2010. Dia menyatakan, hal itu sebagai contoh supaya penegak hukum lain, terutama Kepolisian, bisa menaati aturan.

"Saya sebagai salah satu pimpinan lembaga penegak hukum. Menunjukkan kelas penegak hukum harus taat hukum," kata Bambang dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (3/2).

Meski tak secara terang-terangan, pernyataan Bambang ini secara tersirat menyindir Komjen Pol Budi Gunawan. Di mana Budi mangkir saat dipanggil KPK untuk diperiksa sebagai tersangka gratifikasi pada Jumat lalu.

Saksi-saksi dari Komjen Budi Gunawan yang akan diperiksa diketahui juga belum mau hadir di KPK.

4 dari 4 halaman

Siap mati lawan kriminalisasi Polri

lawan kriminalisasi polri rev1Bambang Widjojanto dibebaskan Bareskrim. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Bambang Widjojanto menyatakan sudah siap menghadapi kemungkinan apapun termasuk dikriminalisasi oleh pihak manapun. Bahkan dia mengaku sudah siap bila harus tewas dalam memberantas korupsi.

Hal tersebut diutarakannya sebelum berangkat menuju Bareskrim Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan.

"Kalau akibat terberat itu adalah saya harus meninggalkan jasad saya, itu akan saya ambil! Tapi saya percaya Allah SWT di pihak orang-orang yang benar," kata Bambang dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (3/2). [tyo]

Baca juga:
Kubu Bambang ngotot minta salinan BAP dari Bareskrim
KPK masih tetap sabar meski saksi Komjen Budi selalu mangkir
Bambang minta Komjen Budi jantan, tak sembunyi di balik Polri
Bambang Widjojanto yakin kasusnya direkayasa, tapi tak musuhi Polri
Bareskrim dianggap plin-plan karena ubah pasal sangkaan Bambang
BW berani datang ke Bareskrim, kapan Komjen BG bernyali ke KPK

{paging_intro} {paging_nav}
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini