Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kerusuhan sengketa lahan perusahaan vs warga Rokan Hulu, 1 tewas

Kerusuhan sengketa lahan perusahaan vs warga Rokan Hulu, 1 tewas Ilustrasi Garis Polisi. ©2015 merdeka.com/afif

Merdeka.com - Bentrokan terjadi antara warga Rokan Hulu dengan PT Mazuma Agro Indonesia gara-gara sengketa lahan berdarah Selasa (14/8) sore mengakibatkan satu orang tewas. Adu fisik beramai-ramai dengan senjata tajam itu selain menewaskan satu satpam perusahaan, juga mengakibatkan dua karyawan mengalami luka tebas senjata tajam.

Peristiwa itu dibenarkan Kapolda Riau Irjen Nandang saat dikonfirmasi. Dia menyebutkan, satu pleton Brimob dikerahkan untuk menetralisir keadaan di lokasi perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit tersebut.

"Hingga malam ini situasi di lahan sengketa itu berangsur kondusif. Lokasi dijaga satu pleton Brimob dan personel Polres Rokan Hulu," ujar Irjen Nandang kepada merdeka.com melalui selulernya.

Menurut informasi, bentrok antara petani dan pekerja di perbatasan Provinsi Riau dengan Sumatera Utara (Sumut). Akibat kejadian itu, tiga karyawan PT Mazuma Agro Indonesia (MAI) menjadi korban, dan satu di antaranya tewas.‎‎"Terkait adanya korban jiwa, kasusnya sedang ditangani, dan masih dalam proses penyelidikan," kata Nandang.

Nandang juga menyebutkan bahwa kasus ini bermula antara warga dengan pihak perusahaan saling klaim bahwa lahan perkebunan kelapa sawit milik mereka. Padahal, masalah ini tengah ditangani Kementerian Dalam Negeri.

"Seharusnya lahan itu status quo, tapi kedua belah pihak saling klaim. Masyarakat mengklaim perusahaan menyerobot lahan mereka, (sebaliknya)‎ perusahaan mengklaim justru itu lahan mereka," kata Nandang.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP