Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kepala Staf Presiden geram dituduh dosen gelar rapat PKI di Istana

Kepala Staf Presiden geram dituduh dosen gelar rapat PKI di Istana Teten Masduki. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki melayangkan somasi kepada dosen di Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka), Alfian Tanjung. Somasi ini dikeluarkan karena Alfian menuding Teten merupakan kader PKI dan sering menggelar rapat PKI di kompleks Istana Presiden pada malam hari.

Tudingan itu sudah tersebar melalui video di Youtube. "Saya sudah kirim somasi sejak dua minggu lalu. Kami minta Ustaz Alfian untuk menarik ucapannya dan minta maaf," kata Teten di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (24/1).

Meski sudah mendapat somasi, Alfian belum merespons. Karena itu, Teten mengancam akan melapor ke Bareskrim Polri.

"Tim kuasa hukum saya sedang mempertimbangkan untuk melaporkan yang bersangkutan ke reskrim," ujar dia.

Teten menegaskan, tidak benar bahwa dirinya kader PKI. Begitu pula tuduhan bahwa dirinya kerap menggelar rapat PKI di kompleks Istana Presiden pada malam hari.

Teten menambahkan, sebetulnya dirinya ingin menyelesaikan persoalan tersebut dengan cara yang baik dan damai. Karena itulah, Teten terlebih dahulu memberikan somasi dan tidak langsung mempolisikan Alfian.

"Siapa tahu yang bersangkutan mendapat informasi yang keliru. Saya mau luruskan dulu. Tetapi kalau memang dia tidak mau mencabut ucapannya, saya perkarakan," tegas Teten. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP