Kepala sekolah cabul di Jembrana terancam kurungan penjara 15 tahun

Sabtu, 14 Oktober 2017 02:36 Reporter : Gede Nadi Jaya
Kepala sekolah cabul di Jembrana terancam kurungan penjara 15 tahun Kepala sekolah cabul. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Oknum kepala sekolah yang melakukan pemerkosaan terhadap tiga siswa SD, Ida Bagus Putu ST (50) diancam kurungan penjara 15 tahun. Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo mengatakan dari hasil pemeriksaan terhadap para korban dan saksi serta dikuatkan hasil rekontruksi, patut diduga kuat pelaku telah melakukan pencabulan.

Priyanto mengungkapkan, pelaku melakukan kejahatannya dengan mengancam para korbannya jika tidak mau dicabuli akan tidak diluluskan dari ujian nasional.

"Pelaku menyuruh para korban untuk piket bersih-bersih ruangan kepala sekolah dan ruangan kelas secara bergantian dan meminta para korban datang ke sekolah lebih awal," katanya di kantornya, Jumat (13/10).

Dia menjelaskan, pelaku melakukan perbuatannya dengan cara memeluk para korban saat melaksanakan tugas piket. Dan kemudian mencium bibir para korban serta meremas-remas payudara korban secara berulang-ulang.

"Kasus ini terungkap karena salah satu korban menceritakan perbuatan kepala sekolahnya kepada orang tuannya," imbuhnya.

Priyanto menambahkan, pelaku dijerat dengan pasal 82 ayat 1 dan ayat 2 UU RI No.17 tahun 2016 tentang peraturan pemerintah pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang perubahan ke 2 atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.

"Karena pelaku adalah kepala sekolah atau pendidik lanjut Kapolres, maka hukumannya bisa ditambah 1/3 dari ancaman hukuman di atas," tutupnya. [fik]

Baca juga:

Kepala sekolah di Jembrana lecehkan 3 siswinya saat piket di sekolah

Siswi SD korban pelecehan kepala sekolah di Jembrana diperiksa polisi

Jalani rekonstruksi, begini kepala SD di Jembrana lecehkan siswi di kelas

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pemerkosaan Anak
  3. Guru Cabul
  4. Jembrana
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini