Kemenkes Yakin Perawat RS Mitra Keluarga Pakai APD Saat Kontak dengan Pasien Corona
Merdeka.com - Juru Bicara Indonesia untuk Covid-19 Achmad Yurianto turut berkomentar mengenai petugas medis RS Mitra Keluarga Depok yang pernah berinteraksi dengan dua pasien positif terjangkit virus corona.
Dia meyakini, para perawat tersebut mengenakan APD (alat pelindung diri) ketika mereka berinteraksi dengan dua pasien yang saat ini dirawat di RSPI Sulianti Saroso tersebut. Justru akan mengherankan jika petugas medis tidak mengenakan APD.
"Kan sudah melindungi diri. Ya kalau tenaga medis enggak bisa pakai APD, bukan tenaga medis namanya," kata Yuri ditemui di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (3/3).
Dia pun menegaskan, tidak ada alasan bagi para perawat untuk tidak mengenakan APD ketika berinteraksi dengan pasien. Meskipun saat itu mereka tidak tahu bahwa pasien terjangkit Covid-19.
Sebab, ada sejumlah SOP yang harus dilaksanakan tenaga medis ketika berinteraksi dengan pasien. Penggunaan APD merupakan salah satunya.
"Ya apapun. Ada standar ya. Coba lihat deh. Perawat UGD pasti pakai masker semua kan. Itu kan SOP-nya UGD. Ya memang begitu," tegas Yuri.
Wali Kota Depok, Muhammad Idris Abdul Somad menyampaikan, rekam medis 70 lebih petugas Mitra Keluarga yang sempat bersentuhan langsung dengan dua pasien terjangkit virus Corona. Idris menyatakan, tidak ada satupun yang menunjukkan gejala-gejala terserang virus corona.
"Sampai saat ini tidak ada indikasi mereka sakit flu, jadi sehat semuanya," kata dia di Stadion Mahakam, Kota Depok.
Namun demikian, Idris mengatakan seluruh kesehatan dari para pekerja medis itu tetap diawasi. "Masih dalam pemantauan," ucap dia.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya