Laporan dari Arab Saudi

Kemenkes Siapkan Rompi untuk Jemaah Haji yang Alami Heat Stroke, Ini Penampakannya

Jumat, 1 Juli 2022 22:15 Reporter : Lia Harahap
Kemenkes Siapkan Rompi untuk Jemaah Haji yang Alami Heat Stroke, Ini Penampakannya Rompi penurun suhu yang disiapkan Kemenkes. ©2022 Merdeka.com/Lia Harahap

Merdeka.com - Arab Saudi sedang dilanda cuaca panas yang sangat ekstrem. Suhu rata-rata mencapai 40-45 derajat celsius. Suhu diprediksi semakin meningkat saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) berinisiatif membuat rompi yang diberi nama rompi penurun suhu. Rompi ini diharapkan sangat efektif menurunkan efek yang muncul pada tubuh seseorang akibat serangan hawa panas atau heat stroke.

"Kita akan ujicobakan rompi penurun suhu," kata Kapuskes Haji Budi Sylvana kepada tim Media Center Haji (MCH) 2022 di Mekkah.

Rompi ini akan dipakaikan pada jemaah yang ditemukan tanda-tanda mengalami heat stroke. Termasuk akan digunakan petugas kesehatan yang mobile saat Armuzna.

"Bagi jemaah yang nanti dicurigai terkena heat stroke atau petugas yang mobile bergerak di sengatan panas, akan kita gunakan rompi karbon cool, untuk menterapi kasus-kasus heat stroke dan pencegahan-pencegahan bagi petugas yang mobile di tengah suhu panas," jelas Budi.

"Mudah-mudahan dengan jaket carbon cool itu menjaga kondisi kesehatan mereka."

2 dari 3 halaman

Berhasil Diuji Coba di Indonesia

Menurut Budi, kegunaan dari rompi ini sudah pernah diuji coba di Indonesia. Klaimnya, cukup berhasil.

"Dan kita akan coba di Arab Saudi yang suhunya cukup ekstrem panas," katanya.

Budi menambahkan, saat ini rompi penurun suhu yang tersedia berjumlah 30 buah. Dia pastikan, penggunaan rompi ini benar-benar hanya bagi jemaah atau petugas yang membutuhkan.

"Jadi tidak perlu semuanya juga kita pakai itu, hanya jemaah yang dicurigai terkena heat stroke yang kita pasangkan jaket itu, hanya untuk terapi untuk mendinginkan dan juga bagi petugas yang mobilitasnya tinggi," tutup Budi.

3 dari 3 halaman

Cara Penggunaan

Dari pantauan yang terlihat, rompi berwarna hitam dan berbahan dasar parasut. Di dada kanan rompi terdapat lambang bendera merah putih.

Kemudian di bagian dalam terdapat kantongan tempat diletakkannya carbon cold yang telah dibekukan. Untuk satu rompi membutuhkan 12 pack carbon cold.

Setelah carbon cold terpasang, maka langsung dipakaikan ke jemaah yang mengalami heat stroke, harapan nya suhu tubuh jemaah perlahan kembali normal.

Produk ini dibuat seorang dokter bernama dr Suzy asal Medan bekerja sama dengan fakultas teknik dari Undip. Diharapkan, jaket ini benar-benar bermanfaat untuk menolong jemaah yang mengalami heat stroke saat Armuzna.

Begini cara penggunaan rompi penurun suhu berdasarkan video yang diterima MCH dari KKHI:

Baca juga:
Cek Kesiapan Armuzna, DPR Minta Semua Fasilitas Segera Rampung H-3 Puncak Haji
Skenario Perlindungan Jemaah saat Puncak Haji di Armuzna
Siapkan 10 Bus, KKHI Terus Data Jemaah yang akan Disafariwukufkan
Beri Pelayanan saat Armuzna, KKHI Kerahkan 782 Tenaga Kesehatan
Kemenag Berharap Kuota Haji Tahun 1443 H Terserap 100 Persen
Menag Ajak Amirul Hajj Suntik Semangat Petugas Haji

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini