Kemenag Sepakat Penggunaan Besek dari Bambu untuk Distribusi Daging Kurban
Merdeka.com - Kementerian Agama mendukung masyarakat untuk menggunakan besek dari bambu atau karung kecil sebagai pengganti wadah plastik untuk distribusi daging kurban. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Muhammadiyah Amin juga menyarankan agar mengganti kantung plastik dengan daun pisang.
"Saya kira lebih bagus, kalau perlu pakai daun, itu lebih bagus, pakai daun pisang, amisnya bisa hilang. Jadi menurut saya adanya imbauan untuk tidak menggunakan plastik itu saya sangat setuju," kata Amin saat ditemui di Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (1/8).
Kemudian, dia pun akan menyampaikan kepada pengelola Masjid Istiqlal agar tidak menggunakan plastik dan beralih menggunakan besek atau plastik ramah lingkungan.
"Saya akan menyampaikan ke Istiqlal mitra kementerian agama tidak lagi menggunakan plastik," lanjut Amin.
Sebelumnya Gubernur Jakarta, Anies Baswedan, melarang warga DKI Jakarta menggunakan plastik sekali pakai sebagai wadah distribusi daging kurban. Sebagai gantinya, Anies meminta PD Pasar Jaya mencari penjual besek dari bambu untuk dijadikan supplier.
"Kita minta PD pasar jaya cari supplier besek dari berbagai wilayah di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan di Jakarta. Dan saya undang pengrajin besek bahwa Jakarta butuh itu untuk Idul Adha," kata Anies di Islamic Center Jakarta Utara, Selasa (30/7).
Anies mengatakan, besek bambu ramah lingkungan dan mampu membantu pengrajin kecil.
"Itu secara lingkungan ramah dan manfaat, itu berikan manfaat bagi petani bambu dan pengrajin besek di berbagai wilayah di Indonesia. Justru kita menggerakkan perekonomian di level bawah," jelas Anies.
Terkait ketersediaan besek di Jakarta, Anies menjamin Pasar Jaya akan menyediakan suppliernya. Sehingga plastik sekali pakai tidak lagi digunakan.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya