Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kembali Bertambah 41 Kasus, Pasien Proses Penyembuhan di Sumsel Masih 903 Orang

Kembali Bertambah 41 Kasus, Pasien Proses Penyembuhan di Sumsel Masih 903 Orang Ilustrasi corona. ©2020 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Kasus terkonfirmasi positif baru Covid-19 di Sumatera Selatan kembali bertambah 41 orang sehingga kini menjadi 1.721 kasus. Penambahan seiring juga dalam kasus sembuh sebanyak 12 orang dan secara keseluruhan pasien sembuh 751.

Kasus terkonfirmasi positif baru hari ini tersebar di tiga daerah. Yakni Palembang sebanyak 34 orang, Banyuasin 5 orang, dan Musi Banyuasin 2 orang. Palembang tetap menjadi daerah penyumbang terbanyak setiap harinya.

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel Yusri mengungkapkan, kasus tambahan tersebut hasil tracing yang masif terhadap keluarga atau orang-orang terdekat pasien positif lainnya.

Semakin banyak sampel yang diambil maka semakin mudah memetakan lokasi atau titik-titik penularan sehingga dilakukan penanganan lebih lanjut.

"Kita memang masifkan tracing atau penelusuran siapa saja yang kontak erat dengan pasien yang positif, kita ambil sampel sebanyak-banyaknya dan mereka langsung isolasi," ungkap Yusri, Sabtu (20/6).

Dia menilai penambahan kasus positif masih terkendali. Apalagi kasus sembuh di provinsi itu terus bertambah dan kematian terbilang landai atau masih dibawah angka rata-rata nasional.

Pasien dalam pengawasan (PDP) juga menurun dari 463 di hari kemarin kini menjadi 437 orang. Hal ini karena hasil pemeriksaan spesimen mereka dinyatakan negatif.

"Yang sembuh sudah ada 751 orang, kasus positif yang aktif atau masih proses penyembuhan ada 903 orang. Hari ini ada tambahan satu kasus kematian asal Palembang dan totalnya 67 orang," ujarnya.

Menurut dia, penambahan kasus positif menunjukkan penularan masih berpotensi. Untuk mencegahnya masyarakat mengikuti protokol kesehatan seperti jaga jarak setiap beraktivitas karena virus corona sangat mudah menular dengan jarak di bawah satu meter.

"Selalu pakai masker dengan benar, cuci tangan di air mengalir pakai sabun, jaga jarak saat antri berbelanja atau mengobrol atau bertemu dengan siapapun. Tanpa protokol kesehatan dan disiplin setiap individu, penularan tak akan berhenti dengan cepat," kata dia.

Bagi masyarakat yang keluarganya termasuk PDP atau OTG diharapkan konsisten menjalani isolasi mandiri dengan protokol kesehatan. Siapapun yang memiliki riwayat kontak dengan pasien positif segera melapor agar dilakukan pemeriksaan.

"Jangan sampai masyarakat salah mengartikan new normal dengan bebas beraktivitas. Kita boleh beraktivitas tetap beradaptasi sesuai protokol Covid-19," tegasnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP