Keluarga tak percaya Irwansyah pelaku penyerangan siswa SD di NTT
Merdeka.com - Aisyah Humaira, kakak ipar Irwansyah (32), pelaku penyerangan terhadap tujuh murid Sekolah Dasar Negeri 1 Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tidak percaya jika saudaranya melakukan perbuatan keji seperti itu. Walaupun sudah diberi identitas berupa kartu tanda penduduk (KTP), dia tetap belum percaya.
Sebab, dua bulan lalu, adik iparnya itu masih sering ke tempat orang tua yang berada di Jalan Pendurenan, RT 04/02, Cimanggis, Kota Depok. Apalagi, berdasarkan berita yang dibacanya, pelaku penyerangan adalah pedagang yang mengalami gangguan kejiwaan. Menurutnya, ini tidak sesuai dengan Irwansyah yang dikenalnya.
"Dia itu orangnya pendiam. Logikanya, kalau pedagang itu kan harus banyak omong," katanya, Rabu (14/12).
Dia juga tidak percaya jika adik iparnya mengidap gangguan kejiwaan. Dia pernah mengantar adiknya itu ke dokter, namun tidak ada pernyataan mengenai gangguan jiwa. "Dokter bilangnya sakit tipes. Kalau memang dia stress itu kan pasti dikasih tau," tuturnya
Dia menceritakan, Irwansyah tergolong cerdas. Ketika lulus SMU, dia mendapat beasiswa hingga lulus dan bekerja sebagai manajer di asuransi Tafakul. Menurutnya Irwansyah dikenal pribadi yang taat dengan agama. "Ibadahnya rajin. Sama anak kecil juga baik. Di sini ada empat keponakan dan dia sayang," ucapnya.
Selain pintar, Irwansyah juga disebut memiliki bakat di olah raga. Dia suka bermain futsal. Bahkan pernah ikut seleksi timnas walaupun akhirnya gagal. Saat ini, kata Humaira, yang sedang dipikirkan keluarga adalah untuk melihat secara langsung korban di lokasi. Sebab, berdasar pemberitaan yang dibacanya, adik iparnya tersebut tewas setelah dikeroyok warga yang tidak terima dengan ulahnya.
Masyarakat berbondong-bondong mendatangi kantor polisi lalu melempar batu ke bagian atap. Irwansyah yang sudah ditempatkan di tempat khusus pun dihakimi. "Semoga ada orang yang mau membantu keluarga kami untuk biaya ke sana," katanya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya