Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Keluarga Korban Pembunuhan KKB Datangi Kodim Jayawijaya

Keluarga Korban Pembunuhan KKB Datangi Kodim Jayawijaya Ilustrasi

Merdeka.com - Keluarga dari korban kasus pembunuhan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, mendatangi Markas Kodim 1702/Jayawijaya untuk menunggu jenazah. Sekitar 90-an warga itu diizinkan masuk ke Halaman Kodim 1702/Jayawijaya oleh aparat TNI yang berjaga di pintu masuk Makodim.

Titus, seorang warga mengatakan, satu anggota keluarganya yang bekerja sebagai pengangkut material pergi ke Nduga tanggal 29 November.

Ia mengatakan pihak keluarga belum mendapat informasi pasti dari keluarganya yang bernama Caling, sehingga mereka mendatangi pos penanganan kasus Nduga yang ada di Kodim 17012/Jayawijaya.

"Dia antar material ke atas (Nduga). Awalnya kita tahu informasi ini di media. Keluarga saya namanya Caling. Dia kerja di sana sudah selama proyek itu dilakukan," tuturnya, Selasa (4/12).

Ia mengatakan pihaknya sudah melihat foto-foto penembakan yang beredar di media sosial, namun mereka belum yakin apakah benar terjadi penembakan.

"Nanti kita lihat fisiknya aslinya dalam keadaan selamat atau pun sudah menjadi jenazah. Kita dapat foto dari media yang beredar, ini jadi pertanyaan kita juga padahal di sana tidak ada sinyal, tetapi sudah ada di media sosial," ucapnya.

Dari foto yang beredar, kata dia, ada satu korban penembakan yang memiliki ciri-ciri fisik hampir mirip (Caling).

"Kalau dilihat ciri-ciri fisik, sepertinya serupa, tetapi kita tetap berharap bahwa itu bukan dia," ujarnya berharap.

Ia mengatakan mereka juga belum menerima informasi pasti dari pihak perusahaan. "Dari perusahaan sudah komunikasi, tetapi masih belum jelas ditambah informasi yang masih simpang siur apakah betul atau tidak," ucapnya.

TNI dan Polri hingga sore ini belum berhasil mengevakuasi 24 korban di Distrik Yall.

"Evakuasi belum dapat dilakukan karena faktor cuaca sehingga aparat keamanan saat ini dipusatkan di Mbua," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal.

Dia mengatakan, banyak pertimbangan sehingga evakuasi belum dapat dilakukan.

Walaupun demikian, tercatat empat orang dari Mbua sudah dievakuasi ke Wamena, termasuk dua karyawan PT Istaka yaitu Martinus Sampe yang mengalami luka tembak di bagian kiri, sedangkan Jefrianto terluka tembak di pelipis kiri.

"Sedangkan dua orang lainnya yakni Irwanto pekerja di bidang telekomunikasi, dan John petugas Puskemas Mbua tidak mengalami luka-luka," ungkap Kamal.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP